PUPR Manado Akui Pekerjaan CV. JECHI AILSIE di Malalayang "Amburadul", Reiner Pangemanan: Bongkar

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 09:28 WIB
Pekerjaan CV. JECHI AILSIE amburadul, PUPR Manado Ancam Bongkar (Dede)
Pekerjaan CV. JECHI AILSIE amburadul, PUPR Manado Ancam Bongkar (Dede)

Manado, sulutzone.com — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kota Manado, Rainier Pangemanan, yang juga Kepala Bidang Bina Marga, membenarkan bahwa pekerjaan saluran air (drainase) di Malalayang Satu (Kompleks GMIM Kalvari) yang menelan anggaran sebesar Rp1.968.114.000,- (satu miliar sembilan ratus enam puluh delapan juta seratus empat belas ribu rupiah) berjalan amburadul atau tidak sesuai spesifikasi.

Rainier Pangemanan, saat dikonfirmasi di ruangan Sekretaris PUPR Kota Manado pada Senin (6/10/2025), mengakui adanya kesalahan dalam pemasangan batu pada proyek peningkatan drainase tersebut.

"Kami sudah memberi tanda untuk membongkar bagian-bagian yang tidak sesuai," ujar Rainier.

Baca Juga: PANAS! Sekda Talaud Yohanes Kamagi 'Buka Suara' Soal Kisruh Pergeseran Anggaran Rp 21 Miliar, Sebut Tak Dilibatkan PJ!

Rainier juga secara spesifik mengakui bahwa pemasangan batu yang tidak menggunakan mortar di sisi kiri dan kanan serta menambahkan puing puing bata (pecahan sisa dinding) adalah salah dan tidak sesuai dengan panduan teknis pekerjaan saluran.

"Memang tidak bisa. Karena pemasangan batu harus secara perlahan dan menggunakan mortar agar susunannya saling mengikat," tegas Pangemanan.

Rainier Pangemanan mengaku terkejut ketika wartawan media ini memiliki bukti bahwa pekerjaan saluran tersebut tidak memiliki landasan saat dimulai.

Baca Juga: Proyek Drainase Rp 1,96 Miliar di Manado Diduga 'Asal Jadi' di Tengah Genangan Air

"Kami sudah mengingatkan kepada konsultan pengawas, bahkan sudah memberikan teguran keras kepada pelaksana yakni CV. JECHI AILSIE. Bahkan sejak awal pekerjaan kami sudah memperingati pekerjanya," ungkap Pangemanan.

Namun, terdapat kejanggalan karena perintah pembongkaran saluran tersebut hanya berlaku untuk sebagian saja, padahal kesalahan pekerjaan dinilai sudah terjadi sejak awal.

Hal ini mengacu pada teori "Buah Pohon Beracun," di mana kesalahan di awal akan berdampak pada hasil akhir.

Seharusnya, seluruh pekerjaan yang tidak memenuhi syarat dibongkar.

Diduga, pekerjaan yang amburadul tersebut sengaja dibiarkan oleh Konsultan Pengawas dan Pelaksana CV. JECHI AILSIE.


Mengacu pada pernyataannya, PPK Rainier Pangemanan membuktikan pemberitaan yang disiarkan oleh Media Pionnews.com, tidak benar bahkan terkesan direkayasa untuk menutupi kebobrokan pekerjaan tersebut. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X