MANADO – Seorang buruh berinisial EM (50) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diamankan oleh Tim Alpha Resmob Polresta Manado pada Sabtu (21/6/2025) dini hari, sekitar pukul 00.00 WITA.
EM diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan Rahmat Muhammad Erlangga Suleman (23), seorang sopir, meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Kronologi Kejadian Berujung Maut
Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 15.30 WITA, di area pelelangan ikan (Jati), Kelurahan Tumumpa Satu, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.
Menurut laporan kepolisian dengan nomor LP/B/985/VI/2025/SPKT/POLRESTA MANADO/POLDA SULAWESI UTARA, penganiayaan ini dipicu oleh kesalahpahaman.
Saat itu, korban, Rahmat Muhammad Erlangga Suleman, bersama temannya. Diduga, tali yang ditarik oleh teman korban secara tidak sengaja mengenai EM.
Namun, EM salah sangka dan mengira Rahmat-lah yang menarik tali tersebut. Tanpa basa-basi, EM langsung melayangkan pukulan menggunakan kepalan tangannya sebanyak tujuh kali ke arah dada kiri korban.
Akibat pukulan membabi buta tersebut, Rahmat mengalami luka memar serius di bagian rusuk kiri dan merasakan sakit yang luar biasa.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan selama sehari. Namun, takdir berkata lain, Rahmat Muhammad Erlangga Suleman menghembuskan napas terakhirnya tak lama setelah insiden tersebut.
Penangkapan Terduga Pelaku
Tim Alpha Resmob Polresta Manado segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh korban pada Senin (16/6/2025) lalu.
Awalnya, terduga pelaku tidak ditemukan di kediamannya. Namun, setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan EM di rumahnya, tim bergerak cepat.
Dengan koordinasi yang baik bersama pihak keluarga, terduga pelaku EM bersedia untuk memenuhi panggilan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Selanjutnya, EM digiring ke Unit V Reskrim Polresta Manado untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas motif dan detail kejadian.
***
Artikel Terkait
Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Polres Talaud Berbagi Kebahagiaan Lewat Bansos dan Bakti Kesehatan
Rayakan Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Talaud Tebar Senyum di SLB Tunas Kasih Porodisa
DPRD Manado Pertanyakan Progres Pembangunan SPAM oleh PUPR Manado, Jean Sumilat Soroti Anggaran Rp 80 Miliar
DPRD Manado Soroti Pembentukan Koperasi Merah Putih, Andrew Palit Tegaskan Pengawasan Ketat
Pemprov Sulut Paparkan Realisasi APBD 2024: Pendapatan Daerah Capai Rp3,65 Triliun
Ranperda Penanggulangan Bencana: Pemprov Sulut Prioritaskan Perlindungan Maksimal Masyarakat
Sulut Jajaki Peluang Investasi dengan Republik Ceko, Dorong Pariwisata dan Solusi Limbah
DPRD Manado Soroti Pelayanan RS Advent: Pasien Diduga Terhambat karena Denda BPJS Rp70 Ribu
Frasksi Gerindra DPRD Sulut Soroti Penanggulangan Bencana di Sitaro, Normans Luntungan: Bantuan Gunung Ruang Jadi Perhatian
Ternyata! Ada 43 Pulau di Indonesia dalam Sengketa Administratif, Wamendagri Soroti Pola Mirip Kasus Aceh-Sumut