Manado, Sulutzone.com – Pembentukan dan operasional Koperasi Merah Putih menjadi fokus pembahasan dalam rapat Komisi II DPRD Manado bersama Dinas Koperasi dan perwakilan pengurus Koperasi Merah Putih yang baru terbentuk.
Anggota Komisi II DPRD Manado, Andrew Palit, secara khusus menyatakan dukungannya namun menegaskan pentingnya pengawasan ketat.
Palit menekankan komitmennya sebagai anggota dewan untuk mengawasi seluruh proses.
"Sebagai anggota dewan, saya tentunya punya komitmen untuk melakukan pengawasan. Jangan sampai pembentukan koperasi ini sarat kepentingan jahat," ujar Palit, seperti dilansir dari Facebook PDI Perjuangan.
Menurut Palit, landasan hukum dan peraturan mengenai pembentukan koperasi sudah sangat jelas.
Oleh karena itu, fokus pengawasan akan lebih pada teknis pelaksanaan yang harus terus dievaluasi.
Legislator dari daerah pemilihan Singkil-Mapanget ini juga berharap Dinas Koperasi dan UMKM dapat memberikan informasi secara cepat dan transparan, serta melibatkan semua golongan dalam setiap tahapan pengembangan koperasi.
Artikel Terkait
Dukung Keberlanjutan, PIKK dan Srikandi PLN UP3 Tolitoli Galakkan Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan
PLN Perkuat Sistem Kelistrikan dengan Pengoperasian Pembangkit PLTMG Baru, Pasokan Listrik Semakin Kokoh
Profil Lengkap Bupati Talaud Welly Titah: Harta Kekayaan, Perjalanan Politik hingga Latar Belakang Keluarga
Wow!!! 285 Tersangka Narkoba, BNN Ungkap Fakta Mengejutkan
Wamenpar RI, Li Luh Puspa Pacu Sinergi Paket Wisata 3B, Tingkatkan Daya Saing Bali Utara & Barat
Influencer Didi Roa Keluhkan Kinerja PDAM Manado: Air Mati di Perum Koka Kharisma
Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Lirung Talaud Tebar Kebaikan Melalui Bansos dan Bhayangkari Peduli Merajut Kebersamaan di HUT
Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Polres Talaud Berbagi Kebahagiaan Lewat Bansos dan Bakti Kesehatan
Rayakan Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Talaud Tebar Senyum di SLB Tunas Kasih Porodisa
DPRD Manado Pertanyakan Progres Pembangunan SPAM oleh PUPR Manado, Jean Sumilat Soroti Anggaran Rp 80 Miliar