Mikroplastik Ternyata Ada Di Plasenta Bayi

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Senin, 15 April 2024 | 16:15 WIB
Ilustrasi. Mikroplastik dalam Plasenta bayi kian meningkat. (StockSnap/Pixabay)
Ilustrasi. Mikroplastik dalam Plasenta bayi kian meningkat. (StockSnap/Pixabay)

SulutZone.com - Sebuah penelitian baru-baru ini telah mengungkapkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam tingkat kontaminasi mikroplastik di plasenta manusia.

Penelitian yang melibatkan kolaborasi antara para ilmuwan dari Universitas Hawaiʻi di Mānoa, Pusat Medis Wanita & Anak Kapiʻolani, dan Universitas Federal Alagoas, Brasil, menganalisis 30 sampel plasenta yang disumbangkan antara tahun 2006 dan 2021.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontaminasi plastik dalam plasenta telah meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Wenny Lumentut Mendukung Semua Kegiatan Keagamaan di Kota Tomohon

Dlansir dari Sciencealert, Pada tahun 2006, hanya enam dari sepuluh plasenta yang dianalisis mengandung mikroplastik.

Namun, pada tahun 2021, semua sepuluh plasenta menunjukkan tanda-tanda polusi plastik, dengan ukuran partikel mikroplastik yang juga lebih besar dari sebelumnya.

Para peneliti berspekulasi bahwa plastik dapat memasuki tubuh melalui makanan atau udara yang terhirup, kemudian diserap melalui usus dan aliran darah, serta mengendap di plasenta selama kehamilan.

Namun, pertanyaan tentang apakah mikroplastik dapat melewati tali pusar dan mencapai janin masih belum terjawab.

Baca Juga: BREAKING NEWS : Buronan Darius Ditangkap di Sitaro Diduga Terlibat Temuan Tulang Belulang di Perkebunan Koha

Meskipun dampak kesehatan dari polusi plastik pada plasenta manusia masih belum diketahui secara pasti, penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa mikroplastik dapat mengganggu perkembangan otak janin, yang berpotensi menyebabkan hasil perkembangan saraf yang kurang optimal.

Temuan ini juga menyoroti kerentanan masyarakat yang tinggal di pulau terhadap polusi plastik, terutama di daerah pesisir seperti Hawaiʻi.

Karena pulau-pulau ini sering terpapar oleh plastik laut dan bergantung pada plastik sekali pakai, wanita hamil di wilayah ini mungkin lebih rentan terhadap dampak polusi plastik pada kesehatan ibu dan janin.

Baca Juga: Babak Baru Bundesliga: Leverkusen Menghentikan Dominasi Bayern Muenchen

Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak kesehatan yang tepat dari polusi mikroplastik pada manusia, temuan ini menyoroti perlunya kesadaran dan tindakan lebih lanjut untuk mengurangi penggunaan plastik dan membatasi dampaknya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Sumber: Science Alert

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

BAGIAN 2: SANG PENGUASA BAYANGAN DI JANTUNG PARLEMEN

Kamis, 5 Februari 2026 | 10:59 WIB

Sejarah Lengkap Suporter Hooligan

Senin, 16 Desember 2024 | 12:41 WIB

Beberapa Tokoh Dunia yang Lahir pada Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:19 WIB

Peristiwa dan Kejadian Penting Tanggal 10 Desember

Selasa, 10 Desember 2024 | 12:10 WIB

Hari HAM Sedunia

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:36 WIB

Kejutan di Pearl Harbor: Ketika Dunia Terhenyak

Minggu, 8 Desember 2024 | 18:55 WIB

Marsinah: Aktivis Buruh yang Menginspirasi

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:30 WIB

Kisah Menyegarkan Coca Cola

Kamis, 9 Mei 2024 | 04:14 WIB

Henry Dunant, Sang Pendiri Palang Merah.

Rabu, 8 Mei 2024 | 05:25 WIB
X