Pada tahun 2009, Alonso pindah ke Real Madrid dengan biaya transfer yang mencapai rekor klub pada saat itu.
Di Madrid, ia berhasil meraih berbagai gelar, termasuk Liga Champions dan La Liga.
Baca Juga: Jonatan Christie, Juara Tunggal Putra Badminton Asia Championship 2024
Keahliannya dalam mengatur permainan dan mengirimkan umpan-umpan akurat membuatnya menjadi pilar utama tim.
Setelah lima musim bersama Real Madrid, Alonso memutuskan untuk bergabung dengan klub Jerman, Bayern Munich, pada tahun 2014.
Di sini, ia menjadi bagian penting dalam kesuksesan Bayern meraih gelar Bundesliga secara beruntun.
Pada tahun 2017, setelah 17 tahun karier profesionalnya, Alonso memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola.
Baca Juga: Liburan Berujung Bencana, 2 Anak Tenggelam di Pantai Palong Holtekamp Jayapura Kota
Keputusannya ini membuat banyak penggemar dan rekan-rekannya terkejut.
Namun, Alonso ingin fokus pada perannya sebagai pelatih di masa depan.
Pensiunnya Alonso sebagai pemain tidak berarti akhir dari keterlibatannya dalam sepak bola.
Setelah pensiun, ia memulai perjalanan sebagai pelatih muda di Real Madrid.
Ia berharap dapat mentransfer pengetahuan dan pengalamannya kepada generasi muda.
Baca Juga: Polresta Jayapura Kota Amkan Pelaku Keributan di Rumah Sakit Dian Harapan Waena
Selain karier di lapangan hijau, Alonso juga aktif dalam berbagai kegiatan amal.
Ia mendirikan yayasan bernama "Fundación Xabi Alonso" yang fokus pada pendidikan dan pengembangan anak-anak di berbagai negara.
Artikel Terkait
Indonesia Naik Peringkat 134 FIFA, Ini Kata Erick Tohir
Juventus dan Fiorentina Unggul di Semifinal Leg Pertama Coppa Italia 2023/2024
Dari Gemerlap Sepak Bola ke Pintu Klub Striptis: Kisah Hidup Van Beukering
Kerjasama Jusak Kereh-Audy Karamoy, Percasi Minahasa Gelar Lomba Catur
Derby Pineleng Petik Gol Besar, Hasil Imbang 5:5 Diraih Kedua Tim "Kaki Bantik" di Laga Lanjutan TF-PKB GMIM di Bitung
Sejarah Pertemuan Chelsea vs Liverpool: Pertandingan Sengit Liga Champions 2009
Wakil Ketua PB Percasi YSK Buka Secara Resmi Turnamen Catur, Peringati 100 Tahun POR Maesa
Jonatan Christie, Juara Tunggal Putra Badminton Asia Championship 2024
Bayer Leverkusen Mengejar Sejarah: Pertandingan Penentu Melawan Werder Bremen
Persiapan Tidak Sempurna, Timnas Indonesia U-23 Menantang Qatar di Piala Asia U-23