"Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN di tengah kondisi sulit ini. Paket sembako, air bersih, kasur, dan tikar ini sangat kami butuhkan karena banyak barang kami yang hanyut dan rusak. Semoga kebaikan seluruh petugas PLN dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa," ungkap Yusran haru.
Aksi tanggap bencana ini menegaskan bahwa peran PLN telah melampaui tugas utamanya sebagai penyedia listrik, melainkan juga sebagai mitra sosial masyarakat yang responsif. Melalui sinergi berkelanjutan antara manajemen, Srikandi, PIKK, dan pemerintah daerah, PLN terus berkomitmen membawa dampak positif dan mengawal pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat Bolaang Mongondow hingga kembali normal.
Artikel Terkait
Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan: Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
Sinergi dan Kesiagaan Penuh, PLN Sukses Amankan Sistem Kelistrikan HUT Tiga Instansi di Tolitoli
Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
PLN UP3 Manado Gelar Program “PLN Goes to School”, Edukasi Siswa tentang Bahaya Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan
ARYADUTA Manado Hadirkan Pengalaman Kuliner Lengkap
Dari Ruang Praktik ke Panggung Nasional: Dampak Nyata TJSL PLN di SMK Negeri 3 Palu