Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknologi kepada siswa, tetapi juga mendorong peserta agar mampu terjun langsung ke dunia kerja hingga membuka lapangan usaha secara mandiri.
Baca Juga: HIPMI Sulut Segera Gelar Musdalub, Dr. Hizkia Sembel Menguat Sebagai Calon Ketua Umum 2025-2028
“Yang pertama, kami ingin menambah keterampilan (skill). Kedua, menyiapkan adik-adik SMK untuk siap bekerja dan berwirausaha,” lanjutnya.
Hary menegaskan, pelatihan konversi motor ke tenaga listrik penting untuk mendukung program prioritas nasional—terutama pengurangan emisi, pengembangan green energi, serta penghematan subsidi bahan bakar fosil.
“Kondisi lingkungan kita tidak baik-baik saja. Penggunaan BBM juga semakin sulit, antrean terjadi di mana-mana. Dengan konversi, kita membantu kemandirian energi sekaligus mengurangi beban subsidi negara,” terangnya.
Baca Juga: Wakil Bupati Talaud Pastikan Gizi Anak Perbatasan Terpenuhi Lewat Koordinasi Satgas BMG
Selain di Tomohon, PLN UIP3B Sulawesi juga menjalankan berbagai program pemberdayaan di beberapa wilayah lain. Di daerah Sinjai, misalnya, program diarahkan pada pembudidayaan kopi dan pelatihan barista agar masyarakat memiliki keahlian tambahan yang bernilai ekonomi.
“Kami mengajari masyarakat agar punya keterampilan lain di samping pendidikan formal,” jelas Hary.
Lebih jauh, Hary mengungkapkan bahwa untuk tahun 2026, PLN tengah mengusulkan program TJSL yang akan menyasar lebih luas, termasuk komunitas pencari kerja, karang taruna, hingga kelompok pemuda yang belum terserap lapangan kerja formal.
“Proposalnya sedang kami usulkan. Jika disetujui pusat, tahun 2026 akan kami jalankan. Tahun ini, program telah menyentuh teman-teman difabel dan siswa SMK di Sulawesi Utara,” katanya.
Sedangkan Manager Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sistem Minahasa, Yuana Putra Adianto, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kota Tomohon dalam mendukung program konversi kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.
“Terus terang, saya baru satu hari bertugas di kantor ini setelah proses serah terima jabatan pada Kamis malam kemarin. Namun sambutan masyarakat di Tomohon sangat baik dan welcome,” ujar Yuana.
Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi momentum awal untuk mempererat kolaborasi antara PLN dan masyarakat sekitar, terlebih UP2B berperan sebagai penjaga keandalan listrik pada sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo.
“Dengan adanya program ini, kami ingin merangkul masyarakat sekitar sehingga kelistrikan dapat dijaga dengan aman, sekaligus membangun interaksi dan kolaborasi yang baik,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Dini Hari Mencekam, Polsek Malalayang Tangkap Pelaku Pembacokan Mahasiswa di Winangun
Polsek Miangas terus gencarkan gerakan pangan murah diwilayah perbatasan utara NKRI
Taufik Tumbelaka : Dana "Dadakan" Rp83 T dari Pengembalian Korupsi CPO dan Anggaran MBG Diharap Meringankan Beban Daerah
Cegah Pelanggaran, Kasipropam Berikan Arahan kepada personel dalam Apel Satker.
Sat Samapta Tingkatkan Patroli Presisi cegah gangguan kamtibmas di Talaud.
"Talaud Jadi Tuan Rumah! HUT PELPRIP GPdI ke-72 se-Sulut Dihadiri Petinggi Pusat dan Daerah, Pengamanan Maksimal"
"Wakil Bupati Talaud Pastikan Gizi Anak Perbatasan Terpenuhi Lewat Koordinasi Satgas BMG"
HIPMI Sulut Segera Gelar Musdalub, Dr. Hizkia Sembel Menguat Sebagai Calon Ketua Umum 2025-2028
Peringati HUT ke-72 PELPRIP GPdI Sulut, Bupati Talaud Welly Titah: Pria Kristen Harus Jadi Imam dalam Keluarga"
Tindak Lanjut Video Viral "Acid Suruan Pantow": Berry Bertrandus Resmi Laporkan Akun Media Sosial ke Polda Sulut