Berjuang Hentikan Eksekusi Lahan, Begini Kronologis Petani Kalasey Dua Minahasa Bentrok Dengan Aparat

photo author
Depanan Simangunsong, Sulut Zone
- Senin, 7 November 2022 | 20:04 WIB
Foto: Petani Kalasey Dua Berjuang (Kamal Babay)
Foto: Petani Kalasey Dua Berjuang (Kamal Babay)

SULUTZONE - Sejumlah Petani di Desa Kalasey Dua melakukan perlawanan terhadap aparat yang sedang ingin melakukan eksekusi lahan.

Para petani Kalasey Dua Minahasa ini berjuang mengambil hak yang diduga milik petani yang sah. Mereka pun harus berhadapan dengan aparat kepolisian.

Petani yang sedang berjuang saat ini didampingi Lembaga Bantuan Hukum (Manado) melalui Frank T Kahiking dan YLBHI melalui Zainal Arifin.

Baca Juga: Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang! LBH Manado: Warga yang Lari ke Hutan Belum Terkonfirmasi

Atas perjuangan petani Kalasey Dua ini pihak LBH Manado dan YLBHI merilis kronologis proses hukum yang sedang berjalan.

Berikut Kronologis petani Kalasey Dua Minahasa pada akhirnya harus bentrok dengan aparat berdasarkan rilis LBH Manado dan YLBHI :

Kronologi eksekusi lahan pada hari senin, 7 Noveber 2022

Warga mendapatkan informasi bahwa akan ada proses eksekusi lahan milik petani di Desa Kalasey Dua Minahasa.

Baca Juga: Bentrok dengan Polisi, Petani Kalasey Dua Minahasa Berjuang Hentikan Eksekusi Lahan: Ini Kronologisnya!

Sekitar pukul 07.00 WITA
Petani Kalasey Dua dan jaringan masyarakat yang melakukan solidaritas mulai berkumpul. Ada sekitar 80 orang berada di titik utama yang merupakan titik masuk sebelah ringroad lahan petani. Massa melakukan ibadah singkat kemudian berjaga di lokasi menunggu kedatangan pihak pemerintah

Sekitar pukul 09.00 WITA
Petani mendapatkan kabar bahwa Pemerintah membawa Aparat Polisi dan Satpol PP menuju titik perkebunan petani dan juga berkumpul di Kantor Desa. Ada sekitar 7 mobil Sabhara yang berjaga.
Warga melakukan penghadangan, beberapa orang massa solidaritas ditangkap.

Sekitar pukul 10.00 WITA
Aparat tiba di lahan petani dan dihadang oleh warga. Aparat melakukan kekerasan dan beberapa petani ditangkap. 

Baca Juga: Rekayasa Ferdy Sambo 'Patah' Akibat Pengakuan Dua Nakes ini

Sekitar pukul 11.00 WITA
Aparat memaksa masuk ke lahan petani dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan menyiram warga juga melempar gas air mata. Aparat memaksa menerobos masuk dan menabrak beberapa warga yang menghadang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Depanan Simangunsong

Sumber: Sulutzone.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X