SULUTZONE.COM - Pria berinisial JT mengakui alasannya melakukan Penculikan Anak berusia 5 tahun di Desa Inuai, Kecamatan Passi, Kabupaten Bolmong.
Dikutip dari video penangkapan pelaku Penculik Anak yang beredar di Media sosial (Medsos), terduga pelaku JT mengakui bahwa dirinya stress mendengar suara musik tetangganya.
"So stress kita. Putar putar tape pe kuat kuat depe papa, mengganggu (saya sudah stress. Ayahnya putar lagu kuat sekali. Mengganggu)," kata JT pria terduga pelaku penculik anak di Desa Inuai dikutip dari video penangkapan oleh Polisi.
Pria berinisial JT itu mengaku dirinya nekat menculik dan membunuh anak yang masih berusia 5 tahun di Desa Inuai karena geram mendengar suara musik yang mengganggunya.
Dihadapan aparat Kepolisian yang menangkapnya, Jemi mengaku siap untuk mendapat hukuman mati serta hukuman tembak.
"Kita nimau hukuman seumur hidup. Kita suka hukuman tembak. Ngoni dengar satu Indonesia, kita suka hukuman tembak," kata Jemi Tambanua dalam video viral ini.
Untuk di ketahui, pria tersebut melakukan penculikan kepada anak yang masih berusia 5 tahun itu pada minggu 12 Februari 2023. Hingga saat ini, korban anak yang masih berusia 5 tersebut belum ditemukan. ***