sulut

Tambang Legal Tak Ubahnya Seperti Ilegal, Jika Tak Mengikuti Kaidah Pertambangan Yang Baik

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:57 WIB

Sulutzone - Kehadiran Perusahaan besar, harusnya memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung kemajuan pembangunan di daerah, terutama dalam upaya mensejahterakan masyarakat, khususnya sekitar perusahaan.

Masyarakat akan mendapatkan kesejahteraan dari aktifitas perusahaan yang berada di sekitar mereka, dimana pertumbuhan ekonomi suatu daerah yang pada gilirannya akan mempengaruhi pula kinerja ekonomi daerah dengan penciptaan lapangan kerja baru.

Namun sayangnya tak sama dengan apa yang dirasakan oleh sejumlah warga di Desa Kotabunan Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Baca Juga: Satu Abad Nahdatul Ulama, Nasrun Koto: Kami telah di Sidoarjo, Harlah ini Sayang untuk Dilewatkan

Seperti yang diutarakan Aktivis masyarakat Lingkar Tambang, Hendi Potabuga kepada Media ini, bahwa Kehadiran anak perusahaan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) yang awalnya menjadi surga bagi warga Boltim, kini menjadi neraka bagi sebagian mereka yang mulai resah dengan kehadiran perusahaan tambang tersebut, khususnya mereka yang berada di desa sekitar.

"Karyawan PT.Arafura Surya Alam (ASA) mulai mempertontonkan sikap remeh tanpa menyadari dampak yang akan terjadi,"katanya.

Photo: jalan yg diduga akibat aktivitas kendaraan PT.Asa

Tidak jarang akses jalan warga menjadi licin karena aktivitas perusahaan yang abai usai bekerja.

Baca Juga: Lolos Verifikasi Faktual Kesatu Balon DPD RI di KPU, Media Center: Putri Rejeki Kasad Mondo Representasi Sulut

"Mo bakerja itu pece dijalan masyarakat dorang nda mo sirang ulang, dorang cuman kase biar, yang jelas bekeng bahaya pengendara masyarakat lingkar tambang," Ujarnya menampik pernyataan Humas PT.ASA disalah satu Media Cetak belum lama ini.

Selain itu tambahnya lagi, warga juga menyesalkan sosialisasi AMDAL yang harusnya dilakukan dilingkar tambang, namun justeru dilakukan di Manado.

"Ini perlu dipertanyakan kiapa bekeng di manado sedangkan rakyat ada batunggu sosialisasi, dorang mo bekeng ulang dilingkar tambang," tambahnya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 5 Barang di Rumah Yang Menjadi Sarang Bakteri

Mengingat katanya ini terkait dengan lingkungan yang menyangkut hajat hidup dan keselamatan orang banyak, dimana aktivitas perusahaan tidak jauh dari pemukiman warga.

Halaman:

Tags

Terkini