sulut

Heboh Kericuhan di PT GNI Menelan Korban Jiwa, Bupati Morowali Utara; TKA Yang Diserang Duluan

Minggu, 15 Januari 2023 | 21:44 WIB
Bentrok PT. GNI Menelan Korban,Bupati Morowali Utara Buka Suara. Foto: Istimewa

SULUTZONE - Menanggapi kericuhan yang terjadi di area PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah yang terjadi pada Sabtu 14 Januari 2023 kemarin, Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkasson Hehi buka suara.

Bupati Morowali Utara, Delis Juskasson Hehi mengecam keras kericuhan anarkis tersebut.

Delis Juskasson Hehi menyesalkan aksi kericuhan yang terjadi di area PT GNI itu. Dia menilai hal itu terjadi dipicu oleh para provokator.

Baca Juga: Berawal Dari Aksi Mogok Kerja, Karyawan PT GNI Bentrok. Pekerja Indonesia Vs TKA

"Saya sangat menyesalkan bahkan mengecam keras aksi yang ditengarai dipicu oleh para provokator dari luar yang membawa agenda-agenda lain," kata Delis usai bertemu Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi di kediaman Kapolda Sulteng di Kota Palu. Minggu, 15 Januari 2023 dilansir dari ANTARA.

Bupati Morowali Utara, Delis Juskasson Hehi menyerahkan sepenuhnya kasus kericuhan yang memakan korban jiwa ini kepada jajaran kepolisian dan aparat keamanan lainnya.

Dia berharap aparat menangani secara hukum para perusuh serta dapat segera memulihkan situasi keamanan yang selama ini berjalan kondusif agar industri kembali berjalan normal.

Baca Juga: Babak Baru! Ferdy Sambo Cs Masuk di Pembacaan Tuntutan, Berikut Jadwal Lengkapnya

Bupati Morut menduga keras kericuhan yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia ini dipicu oleh provokator dari luar kepentingan kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan industri nikel dengan membawa agenda-agenda mereka.

"Kami tidak ingin suasana tenteram dan damai yang selama ini terjaga di Morut, dirusak oleh para provokator. Kami menginginkan kehadiran investor untuk mengelola potensi daerah bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Delis juga membantah isu-isu yang disebarkan para provokator bahwa kerusuhan yang ditandai pengrusakan, pembakaran dan penjarahan tersebut dipicu oleh penganiayaan oleh oknum tenaga kerja asing (TKA) terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Tolong diluruskan informasinya ya. TKA yang diserang duluan, lalu terjadi bentrok. Di tengah bentrok ini, ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengrusakan dan penjarahan di asrama karyawan putri TKI," ujar Delis lagi.

Baca Juga: Ricuh Antara Karyawan Indonesia dan China di Morowali Utara, Tiga Orang Meninggal Dunia

Guna memulihkan situasi di sekitar GNI, Bupati Delis telah memerintahkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Morut untuk mengumpulkan ormas-ormas agar memiliki kesatuan pemahaman serta pernyataan yang benar terkait peristiwa ini.

Halaman:

Tags

Terkini