SULUTZONE.COM - Pemberitaan sebelumnya, pekerja pada pembangunan PLTU Sulut 1 di desa Binjeita Bolangitang Timur menjadi korban.
Informasi awal dikabarkan bahwa korban (RM) warga Bolangitang Timur mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan kaki korban hancur dan bakal diamputasi.
Namun, informasi yang diperoleh awak media ini dari pihak keluarga RM, korban hanya mengalami cedera pada jari-jari kaki saat bekerja.
"Yang mendapatkan penanganan medis adalah bagian jari kaki korban saja. Kaki korban dalam keadaan baik," kata pihak keluarga yang namanya tidak ingin diberitakan.
Sementara itu, Sangadi Binjeita I Moh. Fadly Pontoh mengungkapkan, RM sudah mendapat penanganan medis dan mendapat perhatian penuh dari pihak pelaksana pembangunan PLTU di Binjeita.
"Iya benar, hanya bagian jari saja yang mengalami kecelakaan kerja dan telah mendapatkan penanganan serius dari pihak medis dan pihak perusahaan terlibat langsung memberikan perhatian penuh kepada pihak korban," kata Fadly Pontoh.
Baca Juga: Pasca Pesta 3 Juta Jam Kerja, Kecelakaan Kerja di PLTU Binceta Terjadi: Kaki Hancur Bakal Diamputasi
Atas pemberitaan sebelumnya, pihaknya memastikan "hanya bagian jari saja yang mengalami kecelakaan kerja, tidak seperti informasi yang diberitakan sebelumnya bahwa kaki korban hancur," kata Sangadi Binjeita I Moh. Fadly Pontoh.***