Lebih lanjut, Delarue menyoroti bahwa manuver ini mencederai reputasi HIPMI secara nasional di akhir masa jabatan Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari (AHB).
"Momen akhir kepemimpinan Ketua Umum HIPMI Pusat seharusnya dijaga, bukan dirusak dengan tindakan yang tidak prosedural seperti ini. Ini merusak citra organisasi dan kepemimpinan AHB," tambahnya.
Sembilan BPC yang dilantik dalam rangkaian Muscablub kontroversial ini adalah:
* Kota Manado
* Kota Bitung
* Kota Tomohon
* Kabupaten Minahasa
* Kabupaten Minahasa Utara (Minut)
* Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)
* Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)
* Kabupaten Kepulauan Sangihe
* Kabupaten Kepulauan Sitaro
Resky Wirmandi, Sekretaris Caretaker BPD HIPMI Sulut, memimpin proses pelantikan sembilan BPC tersebut di hari dan tempat yang sama setelah Muscablub dilaksanakan.
***