Seorang warga bernama Tian mengaku bingung harus menghindari lubang di titik mana, karena hampir seluruh permukaan jalan rusak.
"Jalan seperti ini sangat membahayakan kami. Kalau mau rem mendadak karena menghindari lubang, bisa tabrakan. Tapi kalau tidak direm, malah masuk lubang," keluhnya.
Ia berharap perbaikan yang dijanjikan BPJN dapat segera terlaksana agar aktivitas ekonomi dan keselamatan pengendara di Bitung kembali normal.