sulut

Kunjungan Tokoh Adat Talaud dan Ketua Sinode GERMITA ke Pulau Gangga Pasca Kecelakaan Kapal

Senin, 1 September 2025 | 10:51 WIB
Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA), dr. Arnold Apolos Abbas, M.Th, bersama Tokoh Adat, Tokoh Agama beserta dinad pariwisata ada brtkunjungbdi Gangga dan Yalise, Minahasa Utara. (Nelson Sangafi)

Minahasa Utara, sulutzone.com — Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA), dr. Arnold Apolos Abbas, M.Th, memimpin ibadah di GMIM Jemaat Yerusalem Gangga 2, Wilayah GABATA, Kabupaten Minahasa Utara pada Minggu,(31/8/2025).

Kunjungan ini memiliki makna ganda, yakni sebagai bentuk pelayanan rohani dan juga bagian dari misi kemanusiaan pasca kecelakaan Kapal Barcelona V yang terjadi bulan lalu di perairan Gangga.

dr. Arnold Abbas tidak datang sendirian. Beliau didampingi oleh sejumlah tokoh adat penting dari Talaud, termasuk Ramly Adam (Ratum Banua Melonguane), Yulisnus Magenda (Ratum Tampa Melonguane), Kresmus Lindo (Inangngu Tampa Melonguane), dan Godfried Timpua (Tokoh Adat). Rombongan ini juga diperkuat oleh Yunus Losoh (Pengurus Dewan Adat Kabupaten Kepulauan Talaud), Pdt. Anton Sulung (Sekertaris Dewan Adat), Trulyati Latihan (Dinas Pariwisata), dan Zet Losoh (Tokoh Masyarakat).

Ketua Umum Sinode Gereja Masehi Injili di Talaud (GERMITA), dr. Arnold Apolos Abbas, M.Th, memimpin ibadah di GMIM Jemaat Yerusalem Gangga 2, Wilayah GABATA, Kabupaten Minahasa Utara pada Minggu,(31/8/2025) (Nelson Sangadi)
Selain beribadah, rombongan juga mengadakan kunjungan khusus kepada masyarakat Gangga, Talise, dan sekitarnya. Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat setempat saat insiden kecelakaan kapal terjadi.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur, sebuah acara ritual adat Talaud direncanakan akan diselenggarakan di Pulau Gangga setelah ibadah gereja selesai.

Acara adat ini menjadi simbolis eratnya hubungan kekeluargaan dan gotong royong antara masyarakat Talaud dan warga di kepulauan Gangga.

Kunjungan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara tokoh gereja dan tokoh adat dalam merangkul masyarakat di masa sulit, serta memperkuat ikatan budaya dan sosial lintas wilayah.

Tags

Terkini