"Hati2 dengan judul berita anda neh, Karena penggunaan dana BOSP bukan utk me rehab sekolah. Itu ada dana sendiri seperti DAU dan DAK," tambahnya dalam pesan whatsapp bersamaan.
Ia juga mengancam pihak media untuk dilaporkan, bahkan mengaku pernah menjadi editor koran.
"Salah beking berita, anda saya laporkan," tambahnya lagi.
"Saya juga dulu pernah jadi editor koran, Jadi ckup paham .. Jangan sembarang kaitkan masalah pribadi anda dgn urusan sekolah saya," ancam dia.
Data awal yang diterima media ini, bahwa oknum suami kepala sekolah tersebut meminjam uang ke salah satu orang dan menjanjikan akan menggantinya dengan dana BOSP SD Negeri tatelu, terlebih dahulu.
"Sory bru balas, Sorry skli neh, ada mo bkusorong deng maitua pe dana bos sekolah, di rekening skolah so ada, mar dari kasda masi tablokir, hari senin dy mo pigi ka dinas mo buka dpe blokiran .... , ... btggu neh pasti skli qt kse bale biar kurang ada balipa2 bunga.... hehe, so lawewat bgni ehh," tulis FD, sesuai screenshoot direct massage di instagram.
Red