Ronald Kandoli Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tegaskan Pancasila Perekat Persatuan Bangsa

photo author
Jimmy Memah, Sulut Zone
- Senin, 1 Juni 2026 | 16:24 WIB
Istimewa
Istimewa


RATAHAN – Semangat kebangsaan dan persatuan menggema di Kabupaten Minahasa Tenggara saat peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor DPRD Minahasa Tenggara, Senin (1/6).


Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh unsur pemerintah daerah serta Forkopimda.
Turut hadir Wakil Bupati Fredy Tuda, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.

Baca Juga: Tebar Berkah Idul Adha 1447 H, PLN UID Suluttenggo Salurkan Puluhan Hewan Qurban untuk Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ronald Kandoli membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Tugas kita adalah memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam setiap hati warga negara Indonesia, menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak," ujar Kandoli.

Baca Juga: Bentuk Kemanunggalan, Babinsa Koptu Eman Manein Komsos dengan warga calon penerima program RTLH
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia." Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi kekuatan moral dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman serta berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.


Bupati Ronald Kandoli mengajak seluruh elemen masyarakat Minahasa Tenggara untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan sebagai implementasi nyata nilai-nilai Pancasila.


Menurutnya, Indonesia adalah bangsa besar yang mampu bertahan dan terus maju karena kokohnya persatuan serta tingginya nilai kemanusiaan yang diwariskan para pendiri bangsa.


Di akhir upacara, Ronald Kandoli mengajak seluruh peserta untuk memperkuat komitmen kebangsaan demi Indonesia yang lebih maju, damai, dan sejahtera.


"Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!" serunya yang disambut semangat seluruh peserta upacara.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jimmy Memah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X