SULUTZONE -- Humas Polresta Manado, Polsek Wenang berhasil menyelesaikan secara musyawarah kekeluargaan kasus penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (4/1/2025) pukul 07.00 WITA di Kelurahan Komo Luar, Lingkungan III, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Korban, Lk. MZF alias Zidane (21), seorang karyawan swasta yang tinggal di Perumahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, melaporkan insiden tersebut.
Terlapor adalah Lk. RFM alias Anto (29), seorang tenaga harian lepas (THL) yang juga tinggal di Kelurahan Komo Luar, Lingkungan III.
Baca Juga: Team Delta ROTR Polresta manado Berkolaborasi dengan Polsek Sario, Respon Cepat Amankan Keributan Antar warga di Lorong Kapal Sandar
Insiden bermula saat korban sedang berkumpul bersama teman-temannya.
Terlapor yang duduk di sebelah korban beberapa kali menyela pembicaraan korban dengan teman-temannya.
Karena tidak dihiraukan, terlapor mengajak korban berkelahi.
Baca Juga: Polresta Manado dan Polsek Jajaran Konsisten Pantau Pendistribusian BBM
Korban menolak dan mencoba menghindar, tetapi terlapor mengikuti korban, menarik bajunya, dan memukuli bagian kepala korban.
Setelah kejadian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah kekeluargaan.
Hasil mediasi kedua pihak melalui problem solving.
Baca Juga: Tim Gabungan Polresta Manado Gencar laksanakan Patroli, Amankan Pemuda Bawa Panah Wayer di Wilayah Pasar Unyil Singkil dan Banjer Tikala
Dalam pertemuan tersebut, terlapor mengakui kesalahannya, meminta maaf kepada korban, dan memberikan biaya pengobatan sebesar Rp500.000.
Kedua belah pihak juga menandatangani surat pernyataan bersama sebagai bentuk komitmen menyelesaikan masalah secara damai.
Kapolsek Wenang, AKP Rusman Mohamad saleh menyatakan bahwa langkah problem solving ini bertujuan menjaga hubungan baik antar warga sekaligus mencegah konflik serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Polsek Tikala Tanggapi Cepat Aduan Call Center 110/112 Terkait Musik Keras Ganggu Ketertiban di Kelurahan Dendengan Dalam
“Kami mengapresiasi kedua pihak yang sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Pendekatan ini sesuai dengan prinsip Polri yang presisi dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Polsek Wenang terus mengimbau masyarakat untuk mengutamakan dialog dalam menyelesaikan konflik.
***