SULUTZONE.COM -- Air Terjun Tumimperas, sebuah permata tersembunyi di Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia, adalah destinasi wisata yang menarik banyak wisatawan.
Nama Tumimperas dalam bahasa daerah Tombulu memiliki arti merdunya suara, mengacu pada gemericik merdunya suara air yang jatuh di bebatuan.
Terletak di Desa Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Air Terjun Tumimperas tidak jauh dari pusat kota.
Baca Juga: Anggap PGE Lahendong Pandang Enteng, Warga Ancam Akan Tutup Akses Masuk Sumur Bor
Akses ke tempat ini sudah bagus, memudahkan bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi.
Ada banyak tempat parkir yang langsung berhadapan dengan pintu masuk ke Air Terjun.
Pesona Air Terjun Tumimperas tidak hanya terletak pada suara gemericik airnya yang merdu.
Baca Juga: Pesan Paus Fransiskus Untuk Kemanusiaan
Salah satu daya tariknya adalah pelangi yang terkadang muncul di depan derasnya debit air yang meluncur terjun bebas ke bawah.
Pemandangan ini tentunya menambah keindahan dan keunikan Air Terjun Tumimperas.
Air Terjun Tumimperas telah dikenal sejak era kolonial Belanda, sekitar tahun 1880.
Pada saat itu, air terjun ini dikenal karena suara air yang jatuh di batu-batu di bawahnya, suara merdu air jatuh dalam bahasa daerah Tombulu, yaitu Tumimperas.
Baca Juga: Menurunnya Orang Mengaku Beragama, Pendeta Perempuan Meningkat
Keberadaan Air Terjun Tumimperas di Desa Pinaras membuat desa ini menjadi pusat perhatian.
Desa yang tadinya hanya dikenal oleh penduduk lokal, sekarang menjadi tujuan wisata yang populer bagi wisatawan domestik maupun internasional.
Selain itu, Air Terjun Tumimperas juga bisa menjadi spot yang sempurna untuk melakukan berbagai aktivitas outdoor.
Dari berenang, piknik, hingga melakukan sesi foto, semua bisa dilakukan di sini.