"Mohon untuk pengurus nanti yang terpilih, saya warga GMIM dan jemaat GMIM. Traumatis saya ini tolong disembuhkan, dengan upaya tiga hari ini, ubah etika kita," pintanya.
Minta Pelayan Gereja Tak Fanatik Politik
YSK menekankan bahwa tempat ibadah mestinya menjadi ruang yang terbuka bagi siapa saja. Menurutnya, gereja punya peran besar dalam memberi teladan yang baik bagi publik.
Ia secara khusus berpesan kepada para pendeta dan pelayan rohani agar tidak terseret fanatisme politik praktis yang justru memecah belah jemaat.
"Nah ini pendeta-pendeta jangan terlalu fanatik, semua masyarakat Sulut berhak mendapatkan doa dan tumpangan tangan dari kalian. Kalian juga berhak menumpangkan tangan kepada siapapun," pesan YSK.
***/Dede
Artikel Terkait
Bakti Skala Besar Babinsa Koramil 04/Rainis Bantu Dalam Giat Rehab RTLH
Pengawalan Ketat Kepolisian, Penyidik KPK Sisir Kantor Tony Tanos di Marina Plaza Manado
Program Cek Kesehatan Gratis Pemprov Sulut Membeludak, 2.000 Warga Serbuan Stand CKG di Mantos
PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
Standarisasi Kinerja yang Adil: Kabag SDM Polres Talaut, Akp Rolly B. Maholeh, SH Paparkan Tahapan Evaluasi Anggota dalam Forum "Polri Belajar"
Terobosan Ekonomi Biru: Pemkab Talaud dan Bank SulutGo Tanda Tangan MoU Pengembangan Ekosistem Digital Perikanan Laut
Berkas P-21 Lengkap! Polsek Rainis Resmi Serahkan Tersangka MM dan Barang Bukti Kasus Perkosaan ke Kejari
Babinsa Lakukan Pendamping Pembuatan Sumur Bor, Guna Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Cek Kesehatan Gratis di Mantos 3 Diserbu Ribuan Warga, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Komitmen Jaga IPM Sulut
Buka SMSI ke-82 GMIM di MCC, Gubernur Yulius Selvanus Ajak Gereja Bersatu