MANADO – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2026, yang digelar di Taman Kesaruan Bangsa (TKB) Kota Manado, pada 4 Mei 2026, menjadi panggung bagi para aktivis buruh untuk menyuarakan aspirasi strategis.
Salah satu poin krusial datang dari tokoh buruh Sulawesi Utara, Tommy Sampelan, yang juga Ketua KSPSI AGN, mengusulkan program inovatif bagi pekerja sektor tambang.
Dalam orasinya di hadapan massa pemerintah Gubernur Sulut, Yulius Selvanus beserta jajaran pemerintah, Tommy Sampelan memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus yang telah membuka Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Baca Juga: Gubernur Yulius Selvanus di Mayday 2026 : Ini Keseriusan Kami Urus Buruh dan Pekerja
Menurutnya, kebijakan ini menjadi solusi pembukaan lapangan kerja yang masif bagi masyarakat lokal.
Meski demikian, Tommy menekankan bahwa legalitas wilayah tambang harus dibarengi dengan jaminan keselamatan kerja yang konkret.
“Kita harus pikirkan tentang perlindungan para penambang rakyat ini. Kami berharap kiranya Bapak Gubernur dapat menginisiasi adanya program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap para penambang rakyat,” ujar Tommy di tengah kerumunan massa.
Ia secara khusus mengusulkan sebuah konsep perlindungan yang diberi nama 'PETARUNG', yang merupakan akronim dari Pekerja Tambang Rakyat Unggul.
Tommy mengklaim bahwa jika program ini direalisasikan, Sulawesi Utara akan menjadi pelopor di Indonesia dalam hal keberpihakan pemerintah terhadap jaminan sosial penambang rakyat.
Baca Juga: Gubernur Yulius Selvanus di Mayday 2026 : Ini Keseriusan Kami Urus Buruh dan Pekerja
“Ini akan menjadi program pertama di Indonesia. Belum ada pemerintah yang berpihak kepada penambang rakyat dengan mengikutsertakan mereka dalam program perlindungan jaminan sosial,” tambahnya dengan tegas.
Menanggapi usulan tersebut, jajaran Forkopimda dan perwakilan pemerintah yang hadir di panggung kehormatan tampak memberikan apresiasi.
Usulan ini diharapkan dapat segera dikaji agar para pekerja di sektor pertambangan rakyat memiliki jaring pengaman sosial yang jelas, mengingat risiko kerja yang tinggi di lapangan.
Acara peringatan May Day 2026 tersebut berlangsung kondusif dengan tema kolaborasi untuk mewujudkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan pekerja di Bumi Nyiur Melambai.
***/Dede
Artikel Terkait
Ronald Kandoli Sambut Pangdam, Proyek Strategis Mitra Jadi Sorotan
Babinsa Koramil 1312-04/Rainis, Koptu Eman Manein Komsos Dengan Warga Dan Pantau Wilayah Binaan
Babinsa Laksanakan Pemantauan Aktivitas Pelabuhan untuk Menjaga Keamanan Wilayah
Andrei Angouw Hadiri May Day 2026 di Manado, Tegaskan Dukungan untuk Kesejahteraan Buruh
Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho Hadiri Penjemputan Kunjungan Kerja Ketua Pengadilan Tinggi Manado di Bandara Melonguane
Semarak HUT ke-19, Pemkab Mitra Gelar Apel Olahraga dan Jalan Sehat di Tombatu
Andrei Angouw Hadiri Rakerda HIPMI Sulut 2026, Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda
PJS Targetkan Daftar Dewan Pers Juli 2026, Rapimnas IV Siap Digelar 12 Mei
Inspirasi dari Bumi Nyiur Melambai: Perjalanan Irjen Pol Roycke Harry Langie Meraih Gelar Doktor Ilmu Hukum Jakarta, Sulutzone.com - Humas Polda Sulu
Hijaukan Soputan, Pemkab Mitra Tanam Harapan untuk Generasi Masa Depan