Direktur Eksekutif Sekretariat Regional CTI-CFF, Frank Keith Griffin, menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci. “Kunjungan ini mencerminkan meningkatnya komitmen negara anggota dan mitra dalam mengakselerasi program-program strategis,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, menekankan pentingnya kemitraan global. “CTI-CFF memiliki peran vital dalam menjembatani kerja sama lintas negara dan memperkuat tata kelola kelautan berkelanjutan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi biru Indonesia,” tambah Santo.
Tentang CTI-CFF
Sebagai informasi, CTI-CFF adalah kemitraan multilateral enam negara (Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan Timor-Leste). Kawasan yang dijuluki “Amazon Lautan” ini melindungi keanekaragaman hayati laut tertinggi dunia yang menjadi tumpuan hidup bagi lebih dari 130 juta orang.
Momentum kunjungan diplomatik ini diharapkan mempercepat aksi nyata dalam menciptakan ekonomi biru yang tangguh dan berkelanjutan di kawasan Segitiga Terumbu Karang.
***/Dede
Artikel Terkait
Semarak HUT Wanua Lowu ke-343, Bupati Ronald Kandoli dan Ketua TP PKK Pimpin Jalan Sehat Bersama Warga
TNI AD Dukung Penyaluran Bantuan Pangan Di Kepulauan Talaud
Jembatan Cangar Kembali Makan Korban, Jadi Sorotan Publik
Babinsa Kakorotan Kopda Novtiadi Dampingi Nakes Puskesmas Laksanakan Vaksinasi BIAS di SDN Inpres Kakorotan
Cahaya Harapan Sampai Pelosok Negeri, PLN Beri Bantuan Listrik Gratis Bagi Rumah Ibadah di Kalemago dan Maholo Sulawesi Tengah
Rajut Kebersamaan, Suasana Akrab Selimuti Olahraga Bersama TNI-Polri di Miangas.
Perkuat Tata Kelola, Bupati Welly Titah Tegaskan Komitmen Transparansi di Forum BPKP
Memberi Terang, Membangun Negeri: PLN UID Suluttenggo Pastikan Listrik Melalui Program Lisdes di Desa Kalemago Poso
Dukung Keberlanjutan UMKM Binaan, PLN UID Suluttenggo Gelar Pelatihan Perpajakan dan Aktivasi Kode Otorisasi DJP
Bawa Semangat Kolaborasi, Standius Bara Prima Resmi Daftar Calon Ketua TIDAR Sulut