Langowan — Semangat pelayanan dan kebersamaan terlihat jelas dalam rangkaian kegiatan perayaan 100 tahun kiprah Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa yang dipusatkan di wilayah Langowan. Berbagai agenda rohani dan kreatif digelar untuk memeriahkan momen bersejarah ini, salah satunya lomba paduan suara (choir) antar wilayah Pemuda GMIM.
Baca Juga: Polandia Menang Dramatis, Jaga Asa ke Piala Dunia 2026
Kegiatan choir ini terbagi dalam dua kategori, yakni small choir yang dilaksanakan di Wilayah Langowan IV, tepatnya di GMIM Eben Haezer Paslaten, serta big choir yang dipusatkan di Wilayah Langowan V di GMIM Imanuel Sumarayar. Kedua lokasi ini dipadati oleh peserta dan pendukung dari berbagai jemaat yang datang untuk menunjukkan talenta serta memuliakan Tuhan melalui pujian.
Perayaan ini menjadi bagian dari refleksi panjang perjalanan Pemuda GMIM dalam “berkata dan berkarya di tengah jemaat,” sekaligus mempererat persaudaraan antar pemuda lintas wilayah. Antusiasme peserta terlihat dari persiapan matang hingga penampilan yang penuh penghayatan dalam setiap lagu yang dibawakan.
Baca Juga: Italia Tumbangkan Irlandia Utara, Tantang Bosnia di Final Playoff Piala Dunia 2026
Rencananya, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Rio Dondokambey, bersama jajaran komisi lainnya. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan motivasi serta dukungan bagi para pemuda untuk terus aktif dalam pelayanan gereja.
Momentum 100 tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi panggilan bagi seluruh Pemuda GMIM untuk terus berperan aktif, kreatif, dan menjadi berkat di tengah jemaat serta masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan iman yang kuat, Pemuda GMIM di Langowan membuktikan bahwa generasi muda gereja tetap eksis dan siap melanjutkan tongkat estafet pelayanan ke depan.
Artikel Terkait
Remaja GMIM Tunjukkan Aksi Nyata, Peduli Lingkungan Dimulai dari Langowan