BREAKING NEWS: Polsek Pineleng dan Warga Koha Berjibaku Malam Hari, Bersihkan Akses Manado-Tanawangko yang Terputus

photo author
Ryan Mandey, Sulut Zone
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:15 WIB
Personel Polsek Pineleng bersama warga Desa Koha bergotong-royong memotong batang pohon yang melintang di Jalan Trans Tanawangko-Manado, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Istimewa)
Personel Polsek Pineleng bersama warga Desa Koha bergotong-royong memotong batang pohon yang melintang di Jalan Trans Tanawangko-Manado, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Istimewa)

MANDOLANG, SULUTZONE.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah Kota Manado dan sekitarnya mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Trans Tanawangko-Manado, Sabtu (14/2/2026) malam. Peristiwa yang terjadi di kawasan pesisir Pantai Buloh, Kecamatan Mandolang ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan memicu kemacetan panjang hingga ke wilayah Malalayang.

 

Berdasarkan laporan yang diterima redaksi pada pukul 23.05 WITA, material pohon yang melintang di tengah jalan membuat kendaraan dari arah pusat kota Manado maupun arah sebaliknya tidak dapat melintas. Kemacetan terpantau mengular di sepanjang jalur trans tersebut akibat posisi pohon yang menutup badan jalan.

 

Merespons situasi darurat ini, personel Polsek Pineleng bersama warga Desa Koha segera melakukan aksi gotong-royong untuk membersihkan lokasi. Menggunakan peralatan seadanya dan gergaji mesin (chainsaw), petugas dan warga memotong dahan serta ranting guna membuka kembali akses jalan yang terputus.

 

Kapolsek Pineleng, IPTU Sem Marthin, melalui Bhabinkamtibmas Aipda Hendra Lempas, mengonfirmasi bahwa tindakan cepat diambil segera setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

"Mendengar adanya laporan warga terkait pohon tumbang, pimpinan kami Kapolsek Pineleng IPTU Sem Marthin langsung memerintahkan anggotanya untuk bersama-sama dengan warga membersihkan pohon yang tumbang agar kemacetan segera dapat diatasi," ujar Aipda Hendra Lempas saat dikonfirmasi dari lokasi kejadian.

Bhabinkamtibmas Aipda Hendra Lempas saat berada di lokasi pohon tumbang Jalan Trans Tanawangko-Manado, Sabtu (14/2/2026). Kehadirannya memastikan koordinasi evakuasi berjalan cepat sesuai instruksi Kapolsek Pineleng.
Bhabinkamtibmas Aipda Hendra Lempas saat berada di lokasi pohon tumbang Jalan Trans Tanawangko-Manado, Sabtu (14/2/2026). Kehadirannya memastikan koordinasi evakuasi berjalan cepat sesuai instruksi Kapolsek Pineleng. (Foto: Istimewa)

Kondisi cuaca di Sulawesi Utara, khususnya Manado dan Kabupaten Minahasa, memang dilaporkan tidak bersahabat sepanjang hari Sabtu. Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, serta pohon tumbang yang rawan terjadi di jalur-jalur antar-kota yang banyak ditumbuhi pohon besar.

 

Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih melakukan pembersihan sisa-sisa material pohon. Meski arus lalu lintas mulai bergerak perlahan secara buka-tutup, para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur pesisir, mengingat kondisi jalan yang licin dan potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin berlanjut.

 

(ryn)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Sumber: SULUTZONE.COM / Ryan Mandey

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X