SITARO, Sulutzone.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus bergerak cepat menangani dampak bencana di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Mewakili Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Adolf Tamengkel, menyampaikan perkembangan terkini terkait penanganan masa tanggap darurat.
Penyaluran Logistik Gelombang Kelima
Hingga saat ini, bantuan logistik untuk para korban terus mengalir. Adolf Tamengkel mengonfirmasi bahwa bantuan gelombang kelima telah diberangkatkan menggunakan armada pendukung.
"Hari ini sudah masuk gelombang kelima bantuan natura, termasuk pakaian untuk anak-anak. Kami dibantu oleh kapal Bea Cukai untuk proses pengantaran ini, dan diperkirakan akan tiba di lokasi besok," ujar Tamengkel.
Update Korban dan Akses Transportasi
Berdasarkan data terbaru, jumlah korban jiwa tercatat sebanyak 17 orang meninggal dunia dan 2 orang masih dinyatakan hilang. Meski demikian, kondisi di lapangan mulai menunjukkan perbaikan, terutama pada sektor transportasi.
"Situasi terkini di Sitaro sudah membaik. Arus transportasi sudah lancar dan kondisi gelombang laut tidak lagi ekstrem seperti sebelumnya," tambahnya. Selain itu, lima ruas jalan yang sebelumnya tertutup material bencana kini telah terbuka kembali dan dapat dilalui kendaraan.
Rincian Kerugian Material
Setelah memasuki hari ke-14 masa tanggap darurat tahap pertama, pemerintah telah mengantongi data lengkap mengenai kerusakan bangunan. Rencananya, penanganan akan dilanjutkan ke tahap kedua setelah evaluasi hasil rapat koordinasi.
Berikut adalah rincian kerusakan material yang tercatat:
- Rumah Tinggal: 27 unit rumah hilang, 52 unit rusak berat, 29 unit rusak sedang, dan 89 unit rusak ringan.
- Fasilitas Komersial & Publik: 1 kantor pemerintah hilang, 1 kios hilang, 1 bengkel hilang, dan 1 toko hilang.
"Data sudah lengkap. Besok kami akan melakukan rapat bersama untuk memutuskan langkah selanjutnya bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun yang rumahnya rusak berat," jelas Tamengkel.
Pembukaan Rekening Donasi
Guna memfasilitasi pihak swasta maupun masyarakat yang ingin mengulurkan tangan, Pemprov Sulut telah resmi membuka rekening bantuan khusus.
"Pemerintah Provinsi sudah membuka rekening resmi 'Rekening Bencana Sitaro' untuk memudahkan instansi atau pihak swasta yang ingin berdonasi secara transparan," pungkasnya.
Saat ini, Pemprov Sulut bersama pemerintah kabupaten tetap siaga di lokasi untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama masa pemulihan berlangsung.
Artikel Terkait
Peduli Keselamatan Warga, Kehadiran Babinsa di Desa Musi Talaud Tuai Apresiasi Nelayan
Dukung Kesehatan Siswa, Koramil 1312-08/Mlg Talaud Gelar Pendampingan Makanan Bergizi di Desa Kiama
TNI Hadir! Serka Agus Tuter Beri Edukasi Siaga Bencana di Desa Binaan
Menjaga Tradisi di Beranda Utara: Babinsa Miangas Talaud Kawal Persiapan Acara Adat Kunci Tahun
Rangka Jembatan Gantung jadi Tumpuan Warga Desa Segene Balik Aceh Tengah, Akses Utama Menuju Kebun Kopi dan Sekolah
Viral Kepsek SDN di Lampung Utara Murka Dapat Lauk MBG Berlendir dan Buah Anggur Busuk: Ini Penghinaan Buat Kami
Perkuat Tata Kelola PDAM, Bupati Talaud Welly Titah Konsultasi Strategis ke Kemendagri
Dandim 1312/Talaud, Letkol Arh. Yanuar Yudistira Menjenguk Anggota yang Sakit Umum Daerah Mala Talaud
"Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Babinsa Koramil 05 Gencarkan Komsos di Lalue Utara Talaud"
Usai Gelaran Adat Kunci Tahun, Babinsa Koramil 1312-07/Miangas Talaud Pimpin Aksi Gotong Royong