Talaud, sulutzone.com - Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Leida Dachlan, Camat Miangas, Olita Papalapu, S.Sos, MM, melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Konsulat Jenderal Filipina, Agus Widjojo (Duta Besar) di Manado pada Jumat, (29/8/2025) kemarin.
Pertemuan ini bertujuan untuk mempercepat pemulangan dua nelayan asal Desa Dapihe, Kecamatan Tampan’amma, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang terdampar di Provinsi Mati, Filipina.
Kedua nelayan tersebut dilaporkan hilang saat melaut pada 1 Juli 2025 dan ditemukan terdampar pada 15 Juli 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Welly Titah membahas langkah-langkah konkret untuk memastikan proses repatriasi berjalan lancar dan cepat, demi keselamatan dan kesejahteraan warga Talaud yang terdampak.
Pemerintah Kabupaten Talaud berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Konsulat Jenderal Filipina, guna memastikan kedua nelayan dapat segera kembali ke keluarga mereka dalam kondisi baik.
Artikel Terkait
Sambut Hari Jadi Polwan ke-77, Polwan Polres Talaud Gelar Gerakan Pangan Murah & Bakti Sosial
Di Bawah Tema 'Sadar Talaud', Pemkab Kepulauan Talaud Mulai Langkah Strategis untuk Wujudkan Data Tunggal Pembanguna
Pemkab Talaud Tetapkan Target SPM 2025, Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
Propam Polres Talaud Gelar Gaktibplin di Polsek Jajaran
Resmi Jadi Keluarga Besar, Mahasiswa Baru Universitas Trinita Manado Ditekankan Pentingnya Integritas
Sidang Tipiring Terbuka di Manado: Pelanggar Perda dan Pelaku Pembuang Sampah Viral Dihukum Tegas
Beras Murah Ludes di Talaud, Ribuan Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah di Essang dan Beo Utara
Polwan Polda Sulut Gelar Aksi Sosial dan Pangan Murah, Beras Ludes Diserbu Warga Desa Sea
Jaga Warisan Leluhur, Wabup Talaud, Anisya Gretsya Bambungan Hadiri Penobatan Pentua Adat "Mangkubumi II"
Pesan Penghiburan dari Wakil Bupati Talaud, Anisya Gretsya Bambungan di Pemakaman Bapak Luas Senaen: "Baik Hidup atau Mati, Kita Milik Tuhan"