Sebagai Ketua Umum Genpi Minut, ia menegaskan bahwa tupoksi organisasinya adalah mengembangkan pariwisata berbasis budaya, di mana tradisi dan masyarakatnya berkembang secara alami sehingga menjadi pariwisata alamiah yang memiliki nilai. Ia melihat potensi besar pada keberagaman budaya di Sulawesi Utara, seperti suku Minahasa, Mongondow, dan Sangihe.
Holderman menaruh harapan pada kepemimpinan Gubernur Yulius, yang dinilainya memahami kebudayaan dan sepemikiran dengannya untuk tidak mempermainkan adat. Ia juga memuji kecintaan Gubernur pada seni tradisional daerah, seperti kolintang.
Di akhir wawancara, Holderman menyampaikan kritik pedas untuk para pejabat yang tidak bekerja. Ia meminta Gubernur untuk melakukan "rolling" terhadap Kepala Dinas, Staf Khusus, dan Staf Ahli yang dinilai "tidak berguna dan tidak berdampak dalam kemajuan Sulut."
"Hilangkan politik balas budi di Sulawesi Utara ini, banyak yang lebih berguna untuk kemajuan Sulawesi Utara. Sigi Wangko, Pakatuan Pakalawiden," tutupnya.
Artikel Terkait
Menteri Wihaji Ajak Para Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, ASN Diizinkan Berangkat Siang ke Kantor
Kabar Gembira Pergi ke Eropa, WNI Kini Bakal Lebih Mudah Dapatkan Visa Schengen Multi-Entry
Terkait Proses Rekrutmen Anggota Polri, Polda Sulut : Dilakukan Secara Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis
Setelah RK, Helmy Yahya Jadi Korban Pesawat Super Air Jet yang Delay di Banyuwangi: Pikirkan Kepentingan Penumpang
Polri Bongkar Jaringan Internasional TPPO Bermodus Admin Kripto di Myanmar, Dua Tersangka Ditetapkan
HUT ke-402 Kota Manado, Anggota DPRD Nathanael Pepah Ajak Masyarakat Dukung Penuh Kepemimpinan AARS
Pedangdut Yunita Ababiel Meninggal karena Kanker Payudara, sang Anak Ungkap Mendiang Tak Pernah Cerita Tentang Kondisinya
Ahmad Dhani Ungkap Alasan Laporkan Lita Gading soal Dugaan Perundungan terhadap SA
Pandangan Psikolog soal Kondisi SA yang Disebut Masih Murung Imbas Dugaan Perundungan di Medsos
Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Siap Bantu Seragam hingga Buku untuk Siswa Kurang Mampu