Manado, Sulawesi Utara - Ribuan buruh di Sulawesi Utara memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Sebanyak 1.500 lebih pekerja berkumpul di Aula Pemerintah Kota Manado, Tikala untuk merayakan momen tersebut melalui serangkaian kegiatan sosial kemanusiaan.
Acara yang merupakan hasil kerja sama antara serikat buruh/pekerja, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan Pemerintah Kota Manado ini tidak hanya diisi dengan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian bahan pokok, tetapi juga diwarnai dengan penyerahan santunan dari program BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga buruh yang menjadi korban.
Ketua Panitia May Day 2025 Sulawesi Utara, Tommy Sampelan, dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Hari Buruh di Sulawesi Utara tahun ini mengedepankan kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat dan para pekerja. Ia menekankan komitmen buruh untuk merayakan May Day melalui aksi konstruktif dan dialog.
Dalam kesempatan tersebut, Tommy Sampelan menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas penetapan kenaikan upah minimum se-Indonesia tahun 2025 sebesar 6,5 persen. "Ini menunjukkan keberpihakan dan kepedulian seorang kepala negara terhadap nasib buruh Indonesia dan merupakan pertama kali terjadi dalam sejarah perburuhan Indonesia," ujarnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, atas komitmennya dalam membela nasib buruh di daerah tersebut. Tommy Sampelan menilai gubernur memiliki visi agar buruh di Sulawesi Utara terbebas dari penindasan dan memiliki akses ekonomi yang lebih besar.
Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langi, atas dukungan penuh dalam pengamanan acara May Day dan sumbangan 1.000 paket bahan pokok serta fasilitas transportasi bagi para buruh. Walikota Manado, Andrei Angouw, juga mendapatkan ucapan terima kasih atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga acara dapat berjalan dengan baik.
Baca Juga: Wali Kota Manado: Buruh adalah Warga Sekaligus Tulang Punggung Pembangunan
Momentum May Day ini juga dimanfaatkan untuk menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga buruh yang meninggal dunia atau mengalami kecelakaan kerja. Penyerahan santunan ini menjadi wujud nyata perhatian dan perlindungan terhadap risiko kerja yang dihadapi para pekerja.
Perayaan May Day di Sulawesi Utara dengan kombinasi aksi sosial dan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.
Artikel Terkait
Polri Dukung Ketahanan Pangan, Produksi Jagung Indonesia Meningkat pada Triwulan pertama 2025
Pelabuhan Melonguane Kepulauan Talaud Meriah: Forkopimda Jemput Danlanal dengan Adat dan Tarian
Deep Fake Gubernur Jatim Terbongkar, Polda Jatim Bekuk Trio Penipu Berbasis AI
Propam Gelar Gaktibplin Personil Polres Kepulauan Talaud, Cek Sikap Tampang, Gampol dan Kelengkapan diri.
Babinsa Koramil 1312-01/Kabaruan, Sertu. Paulus O. Sensanen dan Koptu. Pithein Suluge bantu petani, tanam padi Gogo Dukung Ketahanan Pangan
Polres Kepulauan Talaud lakukan Latihan Dalmas Awal dan Lanjut
Kapolri Hadiri Pembukaan Rapat Kerja Teknis Gabungan Seluruh Divisi
Kodim 1312/Talaud Gelar Apel Siaga Hari Buruh 2025
Polres Kepulauan Talaud Gelar Patroli KRYD dalam rangka Hari Buruh.2025
Wali Kota Manado: Buruh adalah Warga Sekaligus Tulang Punggung Pembangunan