Manado, 22 Januari 2025 – Proses pemilihan Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) periode 2025-2029 memasuki babak akhir. Di tengah tahapan krusial ini, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sulawesi Utara-Gorontalo memberikan apresiasi terhadap jalannya proses yang dinilai transparan dan sesuai aturan. Namun, di balik apresiasi tersebut, muncul kekhawatiran terkait dugaan kampanye hitam yang mewarnai kontestasi.
Koordinator Wilayah GMKI Sulut-Go, Marcho Rampengan, dalam pernyataannya pada Rabu (22/01/2025), menyampaikan apresiasi atas transparansi dan keadilan dalam proses pemilihan. “Kita harus apresiasi karena pemilihan Rektor Unima sudah berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. Apalagi tahapan saat ini dikawal langsung oleh Plt Rektor Unima Dr. Chatarina Muliana, SH, SE, MH, yang juga Inspektur Jenderal di Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Siapa Dr. Joseph Philip Kambey? Peraih Suara Terbanyak Penjaringan Rektor Unima
Pengawalan langsung oleh Plt Rektor yang juga menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemendikbudristek ini, menurut Rampengan, menjadi jaminan tersendiri bagi integritas proses. Semua tahapan, termasuk pemeriksaan administrasi setiap bakal calon, telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.
Meskipun demikian, Rampengan juga menyoroti adanya dugaan kampanye hitam atau black campaign yang ditujukan kepada salah satu calon rektor, terutama calon yang memperoleh suara terbanyak pada tahapan sebelumnya. Hal ini menimbulkan keprihatinan di kalangan GMKI.
“Demokrasi di lingkungan kampus harus dilakukan secara etis dan profesional. Para calon seharusnya berfokus pada menyampaikan visi, misi, program, serta gagasan untuk memajukan Unima sebagai institusi yang kita banggakan bersama,” tegas Rampengan. Ia menambahkan bahwa kampanye hitam mencederai nilai-nilai demokrasi yang seharusnya menjunjung tinggi persaingan sehat dan adu gagasan.
Baca Juga: 9 Nama Lolos Jadi Bakal Calon Rektor Unima Periode 2025-2029, Siapa Saja?
GMKI Sulut-Go menyatakan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal proses pemilihan ini hingga tuntas. Rampengan juga menyampaikan keyakinannya terhadap Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro, M.Sc., Ph.D., yang diharapkan dapat mengambil keputusan yang adil, bijaksana, dan memperhatikan aspirasi masyarakat di daerah.
“Kami percaya Bapak Menteri akan memberikan keputusan terbaik dengan memperhatikan demokrasi yang sehat dan kepentingan daerah. Pemilihan ini harus membawa manfaat besar bagi kemajuan Universitas Negeri Manado,” pungkas Rampengan.
Proses Pilrek Unima diharapkan dapat berjalan lancar hingga penetapan rektor terpilih, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi, integritas, dan suasana kondusif demi kepentingan seluruh civitas akademika Unima dan masyarakat Sulawesi Utara.
Artikel Terkait
TikTok Selamat dari Pemblokiran: Trump Usulkan Kepemilikan Saham 50% oleh Perusahaan AS
Go Dental by Go Sam Su: Klinik Gigi Terpercaya di Manado dengan Layanan Lengkap
Millenium Babies and Kids Kembali Tersandung Masalah, Diduga Beri Pelayanan Buruk pada SPG Brand dan Teror via WhatsApp
Ketika Timnas Indonesia Bikin Kagum FIFA, Ini Momen Marselino Ditanya Soal Pildun 2026 hingga Ambisi Jelang Kontra Australia
Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari untuk Longsor Pekalongan, Proses Pencarian Korban Hilang Masih Berlanjut, Ada Modifikasi Cuaca yang Dilakukan
Rencana Komdigi Batasi Penggunaan Media Sosial untuk Anak Ditanggapi DPR RI: Nggak Bisa diputuskan Seketika
Prabowo Ungkap Ratusan Prajurit TNI Ikut Serta di Parade HUT ke-76 India: Kontingen Kehormatan
Drama Proyek Mangkrak di IKN: Benarkah Ambisi Ibu Kota Baru Mulai Pudar?
Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Sejumlah Pejabat Tinggi di Bandara
Antusias Warga Sambut Prabowo Larut Malam di New Delhi: Tak Sangka Bapak Jabat Tangan Kita