religi

Puisi Natal 'Merry Capitalismas' Mengisahkan Kepedulian Terhadap Masyarakat Marjinal

Minggu, 20 November 2022 | 13:36 WIB
[Ilustrasi] Naskah Puisi Natal

SULUTZONE - Puisi Natal berjudul Merry Capitalismas yang mengisahkan kepedulian penulisnya terhadap masyarakat Marjinal.

Ragam cara umat Kristiani untuk merayakan hari Natal, mulai dari ibadah, memutar lagu Natal, drama, hingga membaca puisi Natal.

Dilansir dari akun Instagram @langithorizon, berikut naskah puisi Natal yang penuh makna, terutama mengisahkan kepedulian terhadap masyarakat Marjinal :

Baca Juga: Lirik Lagu Natal Terbaru 2022 'Pohon Terang' Oleh Putri Siagian

Merry Capitalismas

Supermarket lembut mengalir dalam terang lampu bianglala
Promo diskon siap membuai kita terlabel pada baju, mainan dan perhiasan
Dalam rangka Natal, katanya
Aku mencari Yesus dibalik etalase dan rak-rak
Dari antara tuan tegap menjangkung dan nyonya molek aduhai
Tetapi Yesus tidak ada disana

Kepada Sinterklas yang gembul dan melambai menjemukan aku bertanya
"Apakah kau melihat Yesus?"
Jawabya, "maaf aku hanya orang bayaran demi menciptakan fatamorgana
"Bahwa dunia adalah sempurna bagi anak-anak dan orang tuanya

Orang-orang tertawa dan mengejek
Para kaum fanatik mengolok
Seorang anak kecil sekonyong-konyong mendekat
Berbaju kumal dan tubuh bau aspal
" Kakak, marilah ke rumah kami sebab Yesus ada disana "
Kami pergi diatas becak ayahnya

Dirumau yang reot
Kuberjumpa dengan Yesus yang sedang duduk bersila
Diatas tikar berlubang
Menyajikan singkong rebus dan teh panas
Aku bertanya kepada Yesus, "Tidak ada roti dan ikan? "
Yesus tersenyum
Senyum yang lebih terang daripada seluruh lampu pohon Natal di dunia.

LCA, 23 Desember 2020.

Demikianlah puisi Natal tentang makna sosial perjuangan membangun kepedulian bagi masyarakat Marjinal. ***

Tags

Terkini