SULUTZONE.COM - Paskah adalah salah satu perayaan agama yang sangat penting bagi umat Kristen.
Perayaan ini biasanya jatuh pada hari Minggu setelah Purnama di antara tanggal 22 Maret dan 25 April setiap tahunnya.
Paskah merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, dan merupakan peristiwa yang paling penting dalam agama Kristen.
Sejarah Paskah
Paskah berasal dari kata bahasa Ibrani "Pesach" yang berarti "melewati" atau "melompati". Nama ini mengacu pada peristiwa di mana Allah melepaskan umat Yahudi dari perbudakan di Mesir kuno.
Baca Juga: Lirik Lagu Rohani Viral 'Indah Pada Waktunya' Oleh Putri Siagian
Menurut cerita dalam Alkitab, Allah memerintahkan umat Yahudi untuk menyembelih seekor domba pada malam terakhir mereka di Mesir, dan menyeka darah domba itu di atas pintu rumah mereka.
Ketika Allah membinasakan semua anak sulung Mesir, Dia melewati rumah-rumah umat Yahudi yang telah ditandai dengan darah domba itu.
Pada saat Yesus hidup, orang Yahudi masih merayakan Pesach sebagai perayaan kemerdekaan dari perbudakan Mesir.
Pada suatu malam, Yesus sedang makan malam bersama murid-muridnya ketika Dia mengambil roti dan anggur, memberkati keduanya, dan memberikannya kepada murid-muridnya dengan mengatakan bahwa itu adalah tubuh dan darah-Nya yang akan dicurahkan untuk banyak orang untuk pengampunan dosa.
Baca Juga: Mengulas Sejarah Marga Simangunsong, Makna, Keturunan, Hingga Story-nya
Kemudian, Yesus ditangkap dan disalibkan pada hari Jumat yang disebut Jumat Agung, yang diikuti oleh hari Sabtu sebagai hari ketika Yesus dikuburkan.
Tiga hari kemudian, pada hari Minggu Paskah, Maria Magdalena dan beberapa murid lainnya pergi ke makam Yesus dan menemukan bahwa batu makam telah digulung dan Yesus telah bangkit dari kematian.
Perayaan Paskah sangat penting bagi umat Kristen karena mengingatkan kita akan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang merupakan dasar iman Kristen.