religi

MTPJ 9 – 15 Agustus 2026 : “Lakukanlah Segala Sesuatu Dengan Tidak Bersungut-sungut Dan Berbantah-bantahan”

Minggu, 9 Agustus 2026 | 11:13 WIB
MTPJ
  1. Ketaatan tidak pernah berjalan sendirian atau berhenti pada dirinya sendiri. Di dalam kedaulatan dan anugerah-Nya Tuhan Allah merespon ketaatan kita dengan kebaikan-Nya. Ketaatan merupakan bagian dari “mengerjakan keselamatan”. Tetapi ketaatan kita bukan syarat untuk dibenarkan maupun diselamatkan (bdk. Efe.2:8-9). Kebenaran dan jaminan keselamatan sudah diberikan dan dalam kesempurnaan karya penebusan Yesus Kristus. Namun, walaupun keselamatan merupakan anugerah Tuhan Allah, sebagai orang percaya, kita harus mengerjakan keselamatan tersebut dalam ketaatan melalui perbuatan baik. Tuhan Allah memampukan orang percaya mengerjakan keselamatan dimulai dari niat maupun dalam tindakan, bukan karena kehebatan manusia. Oleh karena anugerah Tuhan Allah nampak dari cara-Nya melibatkan orang percaya dalam kepastian keselamatan.
  2. Integritas orang percaya berfungsi untuk menjaga keutuhan persekutuan, maka hindarilah sikap bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Bersungut-sungut menunjukkan kejengkelan/ketidaksenangan terhadap seseorang, dan berbantah-bantahan menunjuk pada pertengkaran yang terbuka. Tujuannya orang percaya harus mengerjakan keselamatan adalah dalam ketaatan dengan tetap bersatu. Dengan demikian persungutan dan perbantahan yang menjadi pemicu perselisihan dan dapat menjadi ancaman terhadap keutuhan gereja dapat dihindari.
  3. Di masa-masa katekisasi bakal calon Pelsus saat ini, kita dingatkan agar tetap taat pada aturan Tata Gereja dan Keputusan BPMS yang mengatur tentang pemilihan agar tidak terjadi persungutan dan perbantahan yang mengakibatkan terjadinya perselisihan dan perpecahan karena ketidakpuasan. Untuk itu, mari kita terus berpegang pada Firman kehidupan sehingga hidup kita menjadi teladan (bercahaya) bagi sesama sehingga kita bersukacita.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI

  1. Apa yang anda pahami tentang “Lakukanlah Segala Sesuatu Dengan Tidak Bersungut-sungut Dan Berbantah-bantahan” menurut Filipi 2:12-18 ?
  2. Mengapa menjaga persekutuan yang rukun itu pendting?
  3. Bagaimanaa strategi Gereja agar jemaat memilki komitmen dan siap berkorban dalam pelayanan demi keutuhan persekutuan?

POKOK-POKOK DOA

  1. Jemaat agar taat dalam mengerjakan keselamatan yang dianugrahkan.
  2. Gereja tetap menjaga keutuhan persekutuan
  3. Gereja dijauhkan dari persungutan dan perbantahan akibat ketidakpuasan
  4. Katekisasi bakal calon Pelsus berjalan dengan baik dan dipahami dengan benar.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Kemuliaan Bagi Allah: KJ No. 21 “Hari Minggu Hari Yang Mulia”

Ses.Doa Penyembahan: NNBT No.7 “Mari Puji Tuhan Yesus”

Pengakuan Dosa: NNBT No. 10 “Ya Tuhan Yang Kudus”.

Janji Anugera Allah: NKB No. 22 “Walau Dosamu Merah”

Ses Puji-Pujian: KJ. No. 293 “Puji Yesus ”

Ses. Pembacaan Alkitab: NKB No. 119 “Nyanyikan Lagi Bagiku”

Persembahan: NNBT No. 20 “Kami Bersyukur PadaMu, Tuhan”

Nyanyian Penutup: KSK 105 “Sehati Sekerja”

 

ATRIBUT Warna Dasar Hijau dengan simbol Salib dan Perahu di atas Gelombang


Baca Juga: MTPJ GMIM 2 - 8 Agustus 2026

Halaman:

Tags

Terkini

MTPJ GMIM 2 - 8 Agustus 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Ditengah Pergumulan : Kekuatan GMIM Hanya Doa

Senin, 22 Juni 2026 | 11:42 WIB