religi

Pesan Paus Fransiskus Untuk Kemanusiaan

Jumat, 5 April 2024 | 20:50 WIB
Paus Fransiskus (Vatikan Media)

Paus Fransiskus (Vatikan Media)

SulutZone.com - Paus Fransiskus baru-baru ini menghadirkan sebuah pesan yang mendalam kepada umat Kristiani di seluruh dunia, mengenang peringatan 800 tahun stigmata Santo Fransiskus dari Assisi.

Dalam sebuah audiensi di Vatikan, Paus mengeluarkan panggilan untuk menghidupkan kembali semangat pengampunan dan belas kasihan Tuhan kepada semua orang yang menderita, baik secara fisik maupun spiritual.

Pada kesempatan ini, Paus juga menyoroti peran yang dimainkan oleh para biarawan Fransiskan dalam membawa relik darah Santo Fransiskus untuk dihormati.

Baca Juga: Menurunnya Orang Mengaku Beragama, PendetBaca Juga: Simak Data Peningkatan Umat dan Uskup di Duniaa Perempuan Meningkat

Menurut Paus Fransiskus, "stigmata Santo Fransiskus" adalah simbol nyata dari penderitaan Kristus dan kemenangannya atas kematian.

Dia menekankan bahwa melalui luka-luka ini, rahmat Kristus mengalir kepada umat manusia, mengingatkan kita akan pentingnya merawat semua orang yang menderita di dunia yang "terstigmatisasi".

“Dalam persekutuan cinta Gereja, kita masing-masing menemukan kembali siapa diri kita: seorang anak yang dikasihi, diberkati, dan didamaikan, diutus untuk bersaksi tentang keajaiban rahmat dan menjadi pengrajin persaudaraan.” Kata Paus

Dalam era yang diwarnai oleh ketidakadilan dan penderitaan, Paus mengajak umat Kristiani untuk menemukan kembali panggilan mereka sebagai pembawa cinta dan pengampunan.

Baca Juga: Wamenkes Dante Sidak RS di Bandung

Dalam pidatonya, Paus Fransiskus menyoroti pentingnya persaudaraan dalam Gereja dan perlunya untuk selalu memaafkan.

Dia mengingatkan para biarawan Fransiskan akan tanggung jawab mereka untuk selalu bersatu dan menjaga hubungan baik di antara sesama.

Paus menekankan bahwa melalui pengampunan, kita dapat memperbaiki diri dan masyarakat secara keseluruhan.

Paus juga menggambarkan stigmata sebagai "meterai yang esensial," yang mengingatkan kita akan sentralitas Kristus dalam misi Gereja.

Halaman:

Tags

Terkini