religi

Pesan Kebangkitan dalam Konteks Modern, RD. Dismas V. Salettia, Pr.

Kamis, 4 April 2024 | 19:56 WIB
Ilustrasi makan Yesus Kristus (Istimewa)

SulutZone.com - OPINI Pada pagi Paskah dua ribu tahun yang lalu, sebuah peristiwa luar biasa mengubah arah sejarah manusia.

Sebuah makam yang ditutup dengan batu besar menjadi saksi bisu dari keajaiban yang tak terduga: batu itu telah terguling, makam kosong, dan pesan kebangkitan merajalela di seluruh dunia.

Namun, apakah pesan kebangkitan masih relevan di tengah-tengah batu-batu besar yang menghalangi harapan dan kemajuan umat manusia pada hari ini?

Baca Juga: Yuk Kita Bahas Sandra Dewi dan Dewi Sandra

Ketika kita melihat ke sekeliling, kita disuguhi oleh gambaran batu-batu besar yang menghalangi jalan kita menuju masa depan yang lebih baik.

Batu perang terus-menerus bergulir, menelan korban tak berdosa dan menyebabkan kehancuran di banyak belahan dunia. Krisis kemanusiaan, dengan jutaan orang yang mengalami kelaparan, kekurangan air, dan pengungsi perang, juga menjadi batu besar yang tak tergoyahkan.

Pelanggaran hak asasi manusia, perdagangan manusia, kebencian rasial, dan berbagai bentuk ketidakadilan sosial lainnya semakin menghambat langkah kita menuju perdamaian dan kesetaraan.

Namun, seperti para wanita murid Yesus yang dihadapkan pada batu besar di depan makam, kita juga bertanya pada diri sendiri, "Siapa yang akan menggulingkan batu untuk kita dari pintu masuk kubur?"

Baca Juga: Simak Kartu Ungu Yang Akan Diberlakukan FIFA

Namun, seperti yang terjadi pada pagi Paskah, keajaiban juga dapat terjadi di tengah-tengah kegelapan yang paling gelap.

Dalam pesan kebangkitan, kita menemukan panggilan untuk menyingkirkan batu-batu besar yang menghalangi kemajuan dan kebaikan umat manusia.

Kita dipanggil untuk mengubah kehancuran menjadi harapan, kebencian menjadi cinta, dan perang menjadi perdamaian.

Pesannya adalah pesan tentang kemungkinan baru. Ketika batu-batu besar yang menghalangi jalan kita terguling, kita dihadapkan pada jalan baru yang mengarah melalui kubur yang kosong itu.

Baca Juga: Ditresnarkoba Polda Sulut Tangkap Pengedar Sabu di Kabupaten Minahasa Tenggara dengan BB Seberat 8,92 Gram

Halaman:

Tags

Terkini