Minggu Paskah III: Merenungi Kasih Setia Tuhan yang Abadi

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Senin, 15 April 2024 | 17:41 WIB
Ilustrasi. Salib sebagai simbol kemenangan Yesus Kristus dari kematian (dfbailey/Pixabay)
Ilustrasi. Salib sebagai simbol kemenangan Yesus Kristus dari kematian (dfbailey/Pixabay)

Oleh : Pst. Dismas Salettia, Pr.

SulutZone.com - Setiap tahun, saat kita memasuki Minggu Paskah III, kita diingatkan akan kehadiran dan kasih setia Tuhan yang tak pernah pudar.

Lebih dari sekadar merayakan peristiwa penting dalam kehidupan keagamaan, minggu ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk merenungkan makna mendalam dari kasih setia Tuhan yang abadi.

Minggu Paskah III, yang sering disebut sebagai Minggu Kasih Setia Tuhan, mengajak kita untuk memperdalam pengertian akan kasih setia-Nya yang luar biasa.

Baca Juga: Paus Fransiskus Mendorong Dialog dan Perdamaian di Timur Tengah

Ini adalah saat di mana kita mengingat betapa Allah tidak pernah meninggalkan kita, bahkan dalam saat-saat kesulitan dan keputusasaan terbesar sekalipun.

Kasih setia Tuhan adalah anugerah yang mengalir tanpa henti dalam kehidupan kita, menjadi pilar kekuatan dan sukacita kita dalam menjalani setiap hari.

Namun, dalam refleksi ini, Pastor Dismas Salettia, Pr, mengajak kita bertanya pada diri sendiri: seberapa setia kita kepada Tuhan? Meskipun kita sering kali terjebak dalam dosa dan kelemahan, Tuhan tetap setia pada janji-Nya untuk mengasihi kita.

Namun, bagaimana dengan kita? Apakah kita selalu setia pada-Nya dalam segala hal?

Baca Juga: Mikroplastik Ternyata Ada Di Plasenta Bayi

Pertanyaan ini menuntut kita untuk tidak hanya mengagumi kasih setia Tuhan, tetapi juga untuk bertindak sesuai dengan panggilan-Nya.

Kita diminta untuk merefleksikan kasih setia-Nya dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari. Meskipun kita mungkin jauh dari kesempurnaan, kasih setia Tuhan adalah landasan yang kokoh bagi kita untuk terus berusaha menjadi yang terbaik.

Baca Juga: Sosok Shin Tae Yong, Perjalanan Karier Seorang Pelatih yang Inspiratif

Dalam ayat bijak dari 1 Tawarikh 16:34, kita diingatkan untuk bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya yang tak terbatas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X