SulutZone.com - Paus Fransiskus mengeluarkan seruan mendesak untuk gencatan senjata di Gaza, dengan menyerukan upaya yang tak kenal lelah untuk mengakhiri konflik antara Israel dan Hamas.
Dalam Audiensi Umum mingguannya di Vatikan, Paus mengekspresikan keprihatinan mendalam atas penderitaan yang terus berlangsung di Timur Tengah. Vatikan, Rabu, (03/04/2024).
Ditegaskannya kembali permintaannya untuk segera melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza sebagai langkah untuk mengakhiri siklus kekerasan dan menderita yang melanda penduduk sipil.
Baca Juga: Tantangan Demokrasi Dalam Godaan Opini Publik
“Permintaan tegas saya untuk segera melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza.” kata Paus.
Paus juga menyampaikan penyesalan yang mendalam atas kematian para pekerja bantuan dari World Central Kitchen dalam serangan udara Israel di Gaza.
Paus menceritakan serangan udara Israel pada hari selasa yang menewaskan tujuh pekerja bantuan di Gaza sedang mengantarkan makanan kepada warga Palestina yang terkepung dengan badan amal World Central Kitchen yang berbasis di AS.
"Mereka yang tewas termasuk tiga warga negara Inggris, seorang warga negara Australia, seorang warga negara Polandia, seorang warga negara ganda Amerika-Kanada, dan seorang warga Palestina," Ungkap Fransiskus.
Baca Juga: Tim Alpha Resmob Manado Amankan Terduga Pelaku KDRT
Dalam konteks ini, Paus Fransiskus memperbarui permohonannya kepada pihak yang terlibat untuk memberikan akses terhadap bantuan kemanusiaan bagi penduduk sipil yang terpukul oleh konflik, serta membebaskan sandera yang masih ditahan.
“Mari kita menghindari segala upaya yang tidak bertanggung jawab untuk meningkatkan konflik di kawasan ini,” kata Paus mengajak umat Katolik seraya menjelaskan dampak buruknya perang yang menghilangkan nyawa manusia.
Lebih lanjut, Paus menyerukan untuk menghindari segala upaya yang dapat memperburuk konflik di kawasan tersebut, sambil memperjuangkan upaya yang tak kenal lelah untuk mengakhiri perang dan mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.
Baca Juga: Kata Aktivis Lingkungan Soal Sampah Pemilu
Seruan perdamaian dari Paus Fransiskus tidak hanya terbatas pada konflik di Timur Tengah. Beliau juga mengarahkan perhatiannya pada konflik di Ukraina, menyatakan harapannya untuk pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina sebagai langkah menuju perdamaian yang berkelanjutan.