SulutZone.com - Pada tahun 2024 sebuah kisah tragis menyebar secara viral di media sosial China.
Kisah ini melibatkan seorang gamer yang dikenal dengan nama "Fat Cat", yang berusia 21 tahun, dengan kehidupan dan kisah cintanya yang menyayat hati.
Fat Cat, yang lahir pada tahun 2003, adalah seorang gamer populer yang mencari nafkah dengan cara membantu orang lain menaikkan peringkat mereka di game online.
Namun, dibalik popularitasnya, kehidupan personal Fat Cat jauh dari kata bahagia. Dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan Chongqing, China, sebuah tindakan yang dengan cepat mendapatkan perhatian publik dan media.
Perjalanan cintanya dengan Tan Zhu, seorang wanita yang lahir pada tahun 1997, dimulai dua tahun sebelumnya melalui sebuah game permainan online.
Mereka jatuh cinta dan Fat Cat memutuskan untuk pindah ke Chongqing, dengan harapan untuk mencegah hubungan jarak jauh.
Selama menjalin hubungan, Fat Cat hidup secara hemat dan mengirimkan seluruh penghasilannya kepada Tan Zhu.
Dia melakukan ini atas dasar janji Tan Zhu yang mengatakan bahwa mereka akan menikah setelah dua tahun berpacaran.
Sebagai tanggapan atas janji ini, Fat Cat bekerja sampai-sampai jatuh sakit, dan hanya makan makanan termurah senilai 10 yuan (sekitar Rp22.234) per hari.
Baca Juga: Gerak Cepat PMI Sitaro Pada Letusan Gunung Ruang
Dia bahkan menulis di profil media sosialnya, "Saya tidak ingin makan sayur lagi, saya ingin McDonald", sebuah ungkapan emosional yang menunjukkan bagaimana makanan cepat saji telah menjadi barang mewah baginya.
Bila di jumlahkan seluruhnya, Fat Cat telah mentransfer lebih dari 510.000 yuan (sekitar Rp1,1 miliar) kepada Tan Zhu selama mereka berpacaran.