SULUTZONE - Terdakwa Putri Candrawathi mengaku khawatir jika suaminya Ferdy Sambo tidak lagi mencintai dirinya ketika menceritakan peristiwa dugaan pelecehan di Magelang yang menurutnya dilakukan oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hal itu bermula ketika Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso meminta pandangan dari Putri Candrawathi atas peristiwa dugaan pelecehan di Magelang, lantaran belum bisa dipastikan kebenarannya hingga saat ini.
“Suami saudara ketika didengarkan kesaksian Sugeng Putut, dikatakan bahwa peristiwa di Magelang itu ilusi. Demi menutupi itu tidak diungkit ketika skenario pertama berjalan,” ujar Hakim Wahyu Santoso.
Baca Juga: Lega! Setelah Sekian Lama Kuat Ma'aruf Akhirnya Berani Bocorkan Hal Ini Soal Ferdy Sambo
“Pada akhirnya sampai di persidangan ini, peristiwa Magelang pun akhirnya benar-benar menjadi seperti ilusi. Sebagaimana disampaikan suami saudara, makanya kami menanyakan itu bisa saudara terangkan?” sambung Hakim Wahyu menanyakan.
Namun, Putri Candrawathi tidak menjawab secara pasti pertanyaan dari Hakim Wahyu Iman Santoso tersebut dan menyatakan sangat terpukul dan malu atas peristiwa pelecehan tersebut.
“Yang Mulia, sebagai korban kekerasan seksual tidaklah mudah untuk menyampaikan bahkan untuk menyampaikan kepada suami saya sendiri saja, saya sebenarnya malu,” kata Putri.
Baca Juga: Soal Video Viral Hakim Wahyu Iman Santoso Bocorkan Vonis Ferdy Sambo, PN Jaksel Akhirnya Buka Suara
Putri Candrawathi menyebut saat itu dirinya merasa khawatir suaminya Ferdy Sambo tidak mencintai dirinya lagi setelah mendengar cerita peristiwa tersebut.
“Karena saya tidak tahu, apakah saya, bila mengutarakan peristiwa tersebut suami akan mencintai saya dan mau menerima saya kembali,” ucap Putri.***