SULUTZONE - Ahli Psikolog Klinis Dewasa, Liza Marielly Djaprie, mengungkapkan soal tingkat kejujuran terdakwa Bharada E di Persidangan.
Liza Marielly Djaprie yang merupakan saksi ahli Psikolog Klinis Dewasa menyampaikan bahwa Bharada E memiliki tingkat kejujuran yang tinggi berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan. Senin, 26 Desember 2022 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Soal tingkat kejujuran Bharada E terungkap, awalnya Penasihat hukum terdakwa Richard, Ronny Talapessy awalnya menanyakan kepada Liza soal kejujuran dari Richard saat menjalani pemeriksaan.
Baca Juga: Ahli Psikologi Ungkap Kondisi Kejiwaan Bharada E Usai Tembak Brigadir J, Simak Penjelasannya
Liza Marielly Djaprie menjawab bahwa pihaknya melakukan dua tes terhadap Richard saat pemeriksaan.
Dua tes yang dimaksud Liza Marielly Djaprie antara lain tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMP) dan Anamnesa, dimana hasil tes pertama menunjukkan bahwa Richard berkata jujur dan asesmennya dapat dipertanggungjawabkan.
Sedangkan tes kedua yang dilakukan adalah Anamnesa, yakni melalui metode wawancara dan observasi, dimana dalam tes ini turut melibatkan keluarga Richard. Hasil tes kedua pun menunjukkan tingkat kejujuran yang cukup tinggi.
Baca Juga: Perkara Brigadir J, Berikut Jadwal Lengkap Persidangan Ferdy Sambo Cs Pekan Depan 27- 29 Desember
“Kita juga melakukan Anamnesa. Anamnesa itu adalah wawancara. Jadi anamnesa itu ada yang auto langsung dengan individunya dalam hal ini adalah Richard. Ada juga aloanamnesa yaitu dengan orang tuanya,” ungkap Liza.
“Gestur yang sedang berbohong atau tidak benar, mana gestur yang mengatakan kejujuran. Kemudian setelah itu kita cross check dengan pihak orang tua. Walaupun di waktu dan tempat yang berbeda, tetapi dua-duanya kurang lebih mengatakan hal yang sama,”
“Semua ada tanda-tanda yang menunjukkan ada tingkat kejujuran yang cukup tinggi, dalam arti ceritanya runut,” tandasnya.***