Namun, pemerintahan Soekarno juga disorot oleh berbagai kritik dan kontroversi.
Beberapa kebijakan kontroversialnya antara lain konflik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), Pembubaran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan menggantinya dengan Dewan Nasional.
Serta kebijakan nasionalisasi yang merugikan beberapa perusahaan asing di Indonesia.
Setelah kudeta militer pada tahun 1965, Soekarno dicopot dari kekuasaan dan digantikan oleh Jenderal Soeharto.
Ia kemudian hidup dalam pengasingan di Jakarta dan akhirnya meninggal dunia pada 21 Juni 1970.
Orang Tua
Orang tua Presiden Soekarno, bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.
Keduanya berasal dari keluarga bangsawan Jawa dan Bali yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda-beda.
Baca Juga: Bocah Korban Pembunuhan Sadis di Desa Inuai Berhasil Ditemukan, Mayatnya Ditutupi Daun Pisang
Raden Soekemi Sosrodihardjo lahir pada 1888 di desa Kemusuk, kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Ia berasal dari keluarga bangsawan Jawa yang terkenal sebagai pembuat senjata tradisional.
Ayahnya, Raden Soewardi Soerjaningrat, adalah seorang pejabat tinggi di Kerajaan Mataram dan juga seorang seniman gamelan yang terkenal.
Baca Juga: Astaga! KPU Bolmut Dituding Manipulasi Data, Kata Yessi Momongan, Ini Informasinya!