nasional

Viral Chat Diduga Grup Ortu Mahasiswa FH UI: Bela Anak dari Kasus Pelecehan hingga Mohon Tak Di-DO

Rabu, 15 April 2026 | 08:37 WIB
Menyoroti viralnya dugaan grup chat orang tua mahasiswa FH UI usai anaknya terjerat kasus pelecehan. ( instagram.com/@cretivox)

SULUTZONE.COM – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan grup daring yang diduga berisi para orang tua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).

Hal ini mencuat tak lama setelah pengungkapan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa di kampus tersebut.

Alih-alih memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum dan keadilan korban, isi percakapan tersebut justru menuai kecaman publik karena dinilai cenderung melindungi terduga pelaku dengan dalih "khilaf" dan menjaga masa depan.

Menilai Kampus Menjadikan Kasus 'Bola Liar'

Berdasarkan unggahan akun Instagram @creativox pada Rabu, 15 April 2026, narasi yang beredar menunjukkan adanya upaya dari para orang tua untuk menahan proses penanganan kasus yang melibatkan anak-anak mereka.

Dalam tangkapan layar yang viral, sejumlah anggota grup tampak menyesalkan langkah pihak yang mengungkap skandal ini ke publik. Mereka menilai transparansi kasus ini justru merugikan nama baik keluarga.

"Andai saja si penyebar lebih bijak, tidak langsung menyebarkan seperti ini," tulis salah satu anggota grup dalam tangkapan layar tersebut.

Pernyataan lain pun muncul dengan menyebut bahwa pengungkapan ini telah membuat situasi menjadi tidak terkendali. "Kalau sudah tersebar seperti ini, jadinya bola liar. Semua pihak bisa kena imbasnya," bunyi pesan lainnya.

Baca Juga: Wujudkan Pengelolaan Sampah Modern, Pemprov Sulut Percepat Pembangunan Fasilitas PSEL Manado Raya

Mohon Kebijaksanaan: "Namanya Anak Muda, Kadang Khilaf"

Bagian yang paling memicu amarah warganet adalah permintaan agar pihak kampus tidak memberikan sanksi tegas berupa Drop Out (DO). Para orang tua tersebut berharap kampus hanya memberikan pembinaan, bukan hukuman yang dapat memutus studi anak mereka.

"Mohon kebijaksanaan pihak kampus, jangan sampai anak-anak ini di-DO. Kasihan masa depan mereka," tulis salah satu pesan yang beredar.

Bahkan, ada anggota grup yang menormalisasi tindakan tersebut sebagai bentuk kekhilafan masa muda. "Namanya juga anak muda, kadang khilaf. Jangan langsung dihukum berat," ungkapnya.

Peran Orang Tua Jadi Sorotan

Kasus yang mencuat pada sidang internal kampus Selasa, 14 April 2026 ini, kini bergeser menjadi diskusi luas mengenai pola asuh dan tanggung jawab keluarga. Banyak pihak menilai bahwa dukungan keluarga seharusnya berpihak pada kebenaran dan keadilan korban, bukan justru menutupi kesalahan dengan alasan sentimen pribadi.

"Dukungan keluarga seharusnya tidak menutup ruang keadilan, melainkan mendorong penyelesaian yang jujur, berpihak pada korban, dan memberi efek pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang," tulis narasi dalam postingan @creativox.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak FH UI maupun perwakilan orang tua mahasiswa terkait keabsahan tangkapan layar percakapan grup yang beredar luas tersebut.

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB