Masih Banyak Tumpukan Kayu
Sementara melalui unggahan video lain, kayu berukuran besar masih ada di wilayah Desa Sekumur.
Kayu besar tersebut, rencananya akan dipotong dan digunakan sebagai papan untuk membangun hunian baru.
Sayangnya, masih ada kendala biaya untuk memotong kayu tersebut.
“Kayunya lumayan besar, kemarin yang besar-besar ini di situ, tapi dipotong warga karena banyak anak-anak yang main, takut jatuh,” ujarnya.
“Ini tinggal tapak rumah, rumah kami rata-rata hancur. Itu semua juga kayu, pokoknya di Sekumur ini banyak kayu di sini” lanjutnya.
Mengenai perkembangan hunian sementara (huntara), warga tersebut menyatakan bahwa belum ada pembangunan untuk warga di Desa Sekumur.
“Belum ada hunian sementara di Desa Sekumur. Kami semua masih tinggal di dalam tenda,” tegasnya.
*