Sulutzonecom -- Società Sportiva Lazio telah secara resmi menyerahkan seluruh dokumentasi yang diperlukan kepada Comune di Roma untuk memulai proses administratif revitalisasi Stadio Flaminio, stadion bersejarah yang telah lama terbengkalai.
Menurut keterangan resmi yang dipublikasi di situs Comune di Roma, pada 9 Februari 2026 dokumen proyek tersebut telah diterima oleh Dipartimento Grandi Eventi, Sport, Turismo e Moda melalui posta elettronica certificata (PEC). Langkah ini menjadi awal resmi dari proses evaluasi yang akan menentukan kelangsungan rencana modernisasi dan perluasan stadion.
Proses Administratif Selanjutnya. Dalam beberapa hari mendatang:
Urusan teknis internal akan dilakukan oleh pihak berwenang kota, termasuk pemeriksaan kesesuaian dokumen.
Setelah penilaian awal, akan dibuka conferenza dei servizi — forum di mana beberapa lembaga pemerintahan mengevaluasi aspek teknis, lingkungan, dan mobilitas proyek.
Langkah ini merupakan fase penting untuk mengaktualkan rencana revitalisasi yang telah dibahas sejak beberapa tahun terakhir, di mana Flaminio dipandang sebagai calon stadion baru milik SS Lazio untuk menggantikan status mereka yang selama ini berbagi pakai di Stadio Olimpico.
Latar Belakang Proyek Stadion Flaminio
Stadio Flaminio adalah stadion bersejarah yang dibangun untuk Olimpiade Roma 1960, tetapi telah lama dalam kondisi tidak aktif dan banyak mengalami kerusakan struktur.
SS Lazio telah menyusun rencana ambisius untuk mengembalikan stadion tersebut sebagai rumah permanen klub, dengan rencana kapasitas baru antara 40.000–50.000+ penonton dan fasilitas modern yang memenuhi standar UEFA.
Harga proyek telah diperkirakan mencapai ratusan juta euro — detail angka bervariasi di berbagai laporan, namun umumnya diperkirakan di kisaran lebih dari €400 juta — sebagian besar dibiayai secara privat oleh klub.
Proyek revitalisasi ini bukan tanpa tantangan:
Birokrasi berlapis — dokumen tersebut harus melewati serangkaian evaluasi administratif formal sebelum iter proyek dapat dimulai.
Konservasi warisan arsitektural — Flaminio adalah struktur bernilai tinggi secara historis sehingga setiap rencana modernisasi harus menghormati perlindungan bangunan tersebut.
Kompetisi proyek alternatif — sebelumnya terdapat proposal lain dari kelompok berbeda (misalnya Roma Nuoto), tetapi sudah ditolak oleh dewan kota karena dianggap kurang meningkatkan fungsi stadion besar.
Dengan diterimanya dokumen secara resmi oleh Comune di Roma, SS Lazio berada di ambang memulai fase formal dalam upaya memiliki dan merevitalisasi Stadio Flaminio — sebuah evolusi besar dalam sejarah infrastruktur sepak bola Roma jika proyek ini benar-benar terealisasi.
Artikel Terkait
Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Dipastikan Tak Ada Lagi
Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan Ada Yang Dihapus, TGIPF Kesulitan Mengungkap Fakta
Tontonan Drakor - Telenovela, di Satu Stadion. Berikut Komposisi Pemain Korsel dan Brasil
Begini Penghormatan Terakhir Rakyat Brazil Kepada sang Legenda Pele, salah satunya disemayamkan di Stadion
Ibrahimovic Merapat ke Lazio: Amunisi Baru untuk Gempur Papan Atas Serie A!
Tidak Ada Toleransi, Lazio Pecat Pawang Elang Klub Yang Pamer Alat Vital Di Media Sosial
Lazio Tampil Perkasa, Kalahkan Monza 5-1, Baroni Puji Performa Tim
Drama San Siro! Lazio Hancurkan Milan Di Injury Time
Maurizio Sarri Kembali Ditunjuk Melatih Lazio
Tiket Ludes dalam 10 Menit, JFA Minta Maaf karena Salah Pilih Stadion untuk Suporter Indonesia
Persma Manado Incar "Mutiara" Eks Persipura: Jezreel Delvio Geroda Jalani Trial di Stadion Klabat
Maldini Resmi Gabung Lazio, Begini Pendapat Nesta Tentangnya