nasional

Ramadan 2026, MBG Dipastikan Tetap Jalan di Sekolah hingga Skema Pembagian Khusus pada Pondok Pesantren

Selasa, 3 Februari 2026 | 12:42 WIB
Ilustrasi MBG (Dok. Ist)

Artinya, menu MBG yang diberikan tetap berupa makanan jadi siap makan. Adapun, sekolah non-muslim juga menjalankan MBG seperti biasa.

"Balita kan enggak puasa, jadi seperti biasa," ucap Zulhas.

Selain itu, terdapat pula skema khusus yang dijalankan untuk MBG di kalangan pesantren.

Nantinya, MBG diberikan di jam sore atau menjelang waktu berbuka puasa.

"(MBG) bulan puasa tetap, pondok pesantren ganti waktu jadi sore, sekolah yang non-muslim seperti biasa, Ibu hamil dan balita seperti biasa," terang Zulhas.

"Sekolah umum yang muslim diganti makanannya kering," sambungnya.

Kepala BGN: Demi Cegah Stunting

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyebutkan MBG bertujuan untuk pencegahan stunting di Tanah Air.

Hal tersebut, sehingga selain siswa di sekolah-sekolah, program itu juga menyasar para ibu hamil, menyusui dan balita, selama Ramadan 2026.

Dengan langkah itu, diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk menekan serendah mungkin angka stunting nasional.

"Di hari libur, di Ramadan, program kita akan tetap jalan karena target utama kita adalah ibu hamil, menyusui dan anak balita," tutur Dadan.

"(Hal itu) karena golden time period-nya pendek sekali karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," tandasnya.*

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB