Talaud, sulutzone.com - Operasi Zebra 2025 resmi dimulai hari ini, Senin (17/11/2025) dan akan berlangsung hingga Minggu (30/11/ 2025) di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Kepulauan Talaud.
Tampil sebagai Pengambil Apel gelar pasukan dengan sandi Zebra Samrat yang dipusatkan di Halaman Mapolres Kepulauan Talaud yakni Danlanal Melonguane, Letkol Laut ( P) Yogie Kuswara, M.Tr.Opsla sementara Komandan Apel dipercayakan kepada Kasatres Narkoba, Iptu Yulham Azhar, S.H dan Kasium Ipda Jemmy Tipawael, SIP selaku Perwira Apel.
Dalam kesempatan tersebut, Danlanal membacakan amanat Kapolda Sulut Dr. Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K, M.H.
Disampaikan, apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan Polres se-Indonesia, merupakan bagian penting yang harus dilaksanakan dalam suatu proses manajerial, untuk memastikan bahwa Polri dan seluruh Instansi terkait, serta segenap potensi masyarakat yang akan dilibatkan baik secara langsung di lapangan maupun secara tidak langsung benar benar siap baik dari segi kekuatan personel, kemampuan, maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan sebelum diturunkan ke lapangan.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan pengecekan secara mendetail, sehingga seluruh rencana yang telah dirancang dengan matang, dapat diimplementasikan secara optimal. Dengan demikian, keamanan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalulintas benar benar dirasakan oleh masyarakat.
Target capaian kegiatan operasi ini akan dianevaluasi setiap hari oleh pejabat operasi baik di tingkat Polda maupun Polres untuk mengetahui dampak positif dari tindakan kepolisian melalui operasi ini dan dampak terhadap situasi kamseltibcarlantas.
Melalui apel gelar pasukan juga ditekankan terkait beberapa hal yang harus dipedomani dan dilaksanakan
pelayanan yang maksimal dengan menggelar kekuatan secara tepat pada setiap titik lalu lintas, rawan macet dan rawan kecelakaan melalui koordinasi dan kerja sama yang efektif dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat.
Tingkatkan kewaspadaan diri dan kesatuan terhadap kemungkinan terjadinya aksi kriminalitas yang memanfaatkan momen operasi maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Optimalkan penggunaan peralatan dan sarana prasarana yang dimiliki dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi.
Lakukan tindakan tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas maupun Kamseltibcarlantas selama pelaksanaan operasi.
Operasi Zebra 2025 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum.
Pendekatan humanis tetap menjadi garis kebijakan, termasuk melalui teguran simpatik dan upaya edukasi kepada masyarakat.