"Pada waktu covid, laju pertumbuhan ekonomi Bandung minus 1,87 persen, saat ini sudah meningkat menjadi 4,93 persen. Setelah kami kaji dan dalami, ternyata pertanian menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung," ujar Dadang.
Dadang berharap masyarakat petani di Kabupaten Bandung dapat memanfaatkan dengan baik semua program yang dijalankan oleh Kementerian Pertanian, termasuk program pompanisasi dan klaster pertanian modern.
Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Menteri Pertanian sehingga para petani di Kabupaten Bandung siap untuk mengambil langkah-langkah ikhtiar dalam menjadikan Kabupaten Bandung sebagai lokasi pertanian modern masa depan.
Baca Juga: Penampilan Gemilang Empat Pemain Timnas Indonesia U-23 Dipuji Roberto Mancini
Pembangunan klaster pertanian modern ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian di Indonesia.
Dengan melibatkan teknologi tinggi dan inovasi, diharapkan pertanian modern dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani.
Selain itu, langkah ini juga akan memperkuat peran pertanian sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.