“Dari jam 12 malam sampai jam 4 subuh, itu kiri-kanan gunung-gunung kayak jatuh. Rasanya kayak gunung itu pecah,” lanjutnya.
“Mungkin kalau malam datangnya, pasti kita korban,” tambahnya.
Sampan yang digunakan saat itu cukup membawa 5 orang dengan satu dayung dan dalam kondisi hujan deras.
Selain momen penyelamatan yang penuh tantangan, perjuangan untuk mendapatkan bantuan pun tak mudah.
Kapal yang dimiliki hanya sampan dengan dayung manual membuat warga juga harus mendayung 4 jam untuk mendapatkan bantuan.
“Harus didayung, nggak ada boat. Harus mendayung 3 sampai 4 jam kalau mau beli minyak makan, telur,” ucap relawan dalam video itu.
Tetap Bertahan di Rumah yang Rusak
Saat ini, warga bertahan di rumah yang rusak pasca diterjang banjir dan longsor.
Dalam video tersebut terlihat seisi rumah telah dipenuhi dengan lumpur yang mengeras.
Warga yang kembali memilih untuk membersihkan rumah dan menempatinya dengan kondisi rusak di beberapa bagian.
“Tinggal tetap di sini kami. Pokoknya terserah sama Allah, kalau kemana pun kalau mau mati kan mati ya,” tuturnya lirih.
Lebih lanjut, karena tak ada gas, warga memasak menggunakan kayu bakar.
“Nggak ada apa-apa lagi, tinggal yang ada di badan. Ini mulai dibersihin kan sedikit-sedikit, yang penting selamat. Harta masih bisa dicari, cuma nyawa yang terbatas,” tukasnya.
*
Artikel Terkait
Mengulik Tradisi dan Mitos Makan 12 Anggur di Bawah Meja saat Tahun Baru
Mahfud MD Soroti Skandal Korupsi Pagar Laut hingga Whoosh, Nilai Hukum Tajam ke Bawah tapi Tumpul ke Atas
Influencer DJ Donny Lapor Polisi usai Diteror Bangkai Ayam hingga Bom Molotov, Bukti CCTV yang Beredar di Medsos Jadi Bukti
Viral Ibu-ibu Korban Bencana di Aceh Bongkar Donasi Pakaian Dinas ala Istri TNI, Bahagia Pakai Baju Persit
Bikin Salut, Korban Bencana di Aceh Kompak Menarik Mobil Petugas PLN demi Penerangan Listrik di Wilayahnya
Aksi Heroik! Kapolsek Melonguane,Ipda. E.V.Gagola, SH Terjang Banjir Setinggi 1 Meter, Sisir Rumah Selamatkan Warga Terdampak
Gerak Cepat! Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Darurat Bahas Banjir Bandang Siau
PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan di Pulau Siau Pasca Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 80 Persen Pelanggan Kembali Menyala
Kota Padang Kebanjiran Lagi, BMKG Peringatkan Potensi Hujan dan Angin di Sumatera Barat hingga 4 Januari 2026
Influencer Sherly Annavita Bongkar Aksi Teror di Rumahnya: Dilempar Telur Busuk, Mobilnya Dicoret