Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyetujui penerapan mandatori E10 sebagai langkah konkret mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap impor BBM.
“Kemarin malam sudah kami rapat dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10),” kata Bahlil di Jakarta pada Selasa 7 Oktober 2025 silam.
Bahlil menegaskan, kebijakan ini akan mendorong Indonesia menghasilkan BBM yang lebih ramah lingkungan dan memperkuat ketahanan energi nasional.
DPR Ingatkan Soal Kesiapan Mesin Kendaraan
Sementara itu, anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna, menilai rencana penerapan E10 perlu dikaji lebih matang.
“Bagi banyak kendaraan, adanya kandungan etanol saat ini belum ramah bagi mesin meski secara lingkungan lebih ramah,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin 13 Oktober 2025.
Ateng menjelaskan, sebagian besar kendaraan di Indonesia masih menggunakan sistem pembakaran konvensional yang belum siap menerima kadar etanol tinggi.
“Campuran etanol yang terlalu besar berpotensi memengaruhi performa dan daya tahan komponen tertentu,” jelasnya.
Ateng menilai, penerapan E10 akan lebih ideal dilakukan ketika teknologi mesin kendaraan di Indonesia sudah lebih maju, agar transisi menuju energi bersih tidak menimbulkan beban baru bagi masyarakat.***
Artikel Terkait
Kunci Transparansi Keuangan Daerah: Wabup Talaud Anisya Bambungan Adopsi Strategi Digital Terbaik di Jawa Tengah.
"Polsek Miangas Jaga Dapur Perbatasan Utara NKRI: 'Gerakan Pangan Murah' Stabilkan Harga Beras"
Victor Mailangkay: P/KB GMIM Benteng Iman dan Motor Pengerak Pembangunan Sosial-Spiritual di HUT Ke-63
Rekomendasi 5 Tempat Wisata Alam di Bintan yang Wajib Dikunjungi Traveler
"Dukung Penuh Pelayanan Rohani, Bupati Talaud Resmi Buka Konsultasi WKI Germita"
Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih di Talaud, Welly Titah Apresiasi Peran Kodim 1312/Talaud
Peringkat 1 Polda Sulut: Gerakan Pangan Murah Polres Kepulauan Talaud Raih Hasil Luar Biasa Berkat Liputan dan Jangkauan Terluas
Kapolres Talaud Hadiri Launching Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 80.000 Gerai pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Puti
KPK Perlu Waktu Dalami Dugaan Pemerasan di Kemnaker: Penahanan Immanuel Ebenezer Diperpanjang
Program Magang Nasional Diperluas: 80 Ribu Peserta Baru Mulai November 2025