Capsaicin adalah bahan aktif dalam rempah-rempah berwarna merah ini yang memberikan rasa pedas yang khas. Capsaicin juga diyakini memiliki efek antipembekuan, seperti yang terungkap melalui sebuah studi tahun 2012.
"Hasil studi menunjukkan bahwa pada ketiga dosis, ada peningkatan yang signifikan dalam waktu perdarahan, penundaan yang signifikan dalam waktu pembekuan, dan penurunan yang signifikan dalam jumlah trombosit," ujar Dr Lee.
Baca Juga: Tips Untuk Pasutri! Ini 4 Posisi Bercinta Yang Bisa Dilakukan Saat Hamil
Dalam studi 2019 yang lebih baru menggunakan darah manusia, cabai rawit juga terbukti secara signifikan mengurangi waktu pembekuan. Penelitian di atas menggunakan antara dua sampai enam miligram capsaicin per hari.
"Karena cabai rawit mengandung 2,5 mg capsaicin per gram, ini setara dengan antara dua hingga 5.500 mg kapsul cabai rawit per hari," kata dia.
4. Kunyit
Bahan aktif dalam kunyit adalah kurkumin, yang berasal dari bisdemethoxycurcumin (BDMC), ditemukan di akar kunyit. Kedua zat ini memiliki aktivitas antikoagulan (pengencer darah), menurut Dr Lee.
Baca Juga: Kaki Kesemutan? Inilah 7 Hal Yang Terjadi Pada Kesehatan Tubuh Anda, Jangan Sepele
Sebuah studi, kurkumin dan BDMC terbukti signifikan memperpanjang APTT dan PT (tes yang mengukur waktu yang dibutuhkan darah untuk membeku), dan menghambat trombin (faktor koagulasi) serta FXa (molekul kecil yang menghambat produksi trombin).
Tim peneliti menyimpulkan bahwa menikmati kunyit setiap hari dapat membantu mempertahankan status antikoagulan, dengan dosis rempah yang direkomendasikan adalah 500 hingga 2.000 mg per hari.
Demikianlah informasi 4 jenis rempah-rempah yang dapat mengatasi penggumpalan darah. ***