Selain itu, studi tersebut memperkirakan, 670 ribu hingga 1,35 miliar anak muda berisiko mengalami gangguan pendengaran.
Baca Juga: Netizen Sebut, Brigita Lasut 'Utusan Tuhan' Untuk Rakyat Kecil
“Cakupannya bisa jadi lebih luas karena banyak anak muda yang mungkin berisiko dari kedua faktor tersebut," ungkap Lauren Dillard, peneliti studi sekaligus audiolog di Medical University of South CarolinaCarolina.
Namun kata Dillard cara terbaik untuk meminimalisir risiko gangguan pendengaran dari headphone yakni mengecilkan volume dan mendengarkan dalam waktu yang lebih singkat.
"Sayangnya, orang-orang sangat suka memutar musik dengan volume yang keras," ucapnya.
Ada cara lain yang disarankan Peneliti itu, yakni dengan menggunakan pengaturan atau aplikasi guna memantau tingkat suara.
"Suara bising dan keras di konser atau klub malam mungkin menyenangkan, tetapi itu bukan yang baik untuk kesehatan jangka panjang. Sebaiknya, gunakan ear plug peredam bising di lingkungan seperti itu," terangnya.